Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sering Telan Korban Jiwa, Jalur Alternatif Tigawasa–Kaliasem Dipasang Guard Rail

Francelino Junior • Rabu, 8 April 2026 | 13:31 WIB
CEK LOKASI: Tim dari Kementerian Perhubungan mengecek ruas jalan Tigawasa-Kaliasem. Kerap terjadi kecelakaan alternatif dari Denpasar menuju Lovina ini. Kementerian Perhubungan berencana memasang guardrail untuk mencegah kecelakaan fatal. (Dinas Perhubungan Buleleng)
CEK LOKASI: Tim dari Kementerian Perhubungan mengecek ruas jalan Tigawasa-Kaliasem. Kerap terjadi kecelakaan alternatif dari Denpasar menuju Lovina ini. Kementerian Perhubungan berencana memasang guardrail untuk mencegah kecelakaan fatal. (Dinas Perhubungan Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Ruas Jalan Raya Tigawasa–Kaliasem yang selama ini dikenal sebagai jalur alternatif Denpasar menuju kawasan wisata Lovina, akhirnya mendapat perhatian serius. 

Jalur ini akan segera dilengkapi pagar pengaman jalan (guard rail) untuk menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi.

Diketahui, ruas jalan tersebut memiliki karakter tikungan tajam dan berada di kawasan perbukitan, sehingga rawan kecelakaan. 

Bahkan, sejumlah insiden di jalur ini sebelumnya berujung korban jiwa, baik dari warga lokal maupun wisatawan yang belum familiar dengan kondisi jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan AP, mengungkapkan pemasangan guardrail tersebut merupakan bantuan teknis dari Kementerian Perhubungan sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas.

“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan arus lalu lintas. Kami sebenarnya sudah mengusulkan sejak 2024 dan 2025, namun sempat tertunda karena rasionalisasi anggaran,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setelah dilakukan pengajuan ulang lengkap dengan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB), usulan tersebut akhirnya disetujui. 

Pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) akan memasang guardrail sepanjang 212 meter di jalur tersebut.

“Usulan kami akhirnya diterima. Beberapa hari lalu kami sudah melakukan pengecekan di lapangan, dan dalam waktu dekat akan segera dipasang,” imbuhnya.

Menurut Gunawan, keberadaan guardrail sangat penting mengingat jalur Tigawasa–Kaliasem sering terjadi kecelakaan. Selain itu, jalur ini juga kerap dilintasi wisatawan yang belum memahami kondisi medan jalan.

“Harapannya tentu bisa meningkatkan keamanan pengguna jalan, karena ruas ini memang sering memakan korban, baik masyarakat Buleleng maupun wisatawan,” tegasnya.

Pemasangan pagar pengaman ini akan difokuskan pada tiga titik rawan kecelakaan. Seluruh konstruksi akan ditempatkan di area badan jalan tanpa menggunakan lahan milik warga.

“Pemasangan dilakukan di ruang milik jalan, tidak menggunakan tanah warga. Jadi murni di badan jalan,” jelasnya.

Untuk proyek ini, total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 635,65 juta khusus untuk pemasangan guard rail di ruas Kaliasem–Tigawasa, dari total nilai bantuan yang lebih besar untuk sejumlah titik di Buleleng.

Gede Gunawan juga mengapresiasi dukungan Kementerian Perhubungan yang telah memberikan bantuan, meskipun status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten.

“Seharusnya ini menjadi kewenangan kami, tetapi berkat komunikasi dan pengajuan yang kami lakukan, akhirnya mendapat bantuan dari pusat,” pungkasnya.

Dengan pemasangan guardrail ini, diharapkan jalur alternatif menuju Lovina tersebut menjadi lebih aman dan mampu menekan angka kecelakaan yang selama ini kerap terjadi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Guardrail #kecelakaan #jalan #lovina #buleleng