Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pemasangan Guardrail Jalur Tigawasa–Kaliasem Dikebut, Diharapkan Tekan Angka Kecelakaan

Francelino Junior • Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB
PASANG GUARDRAIL: Proses pemasangan guard rail di Jalan Raya Tigawasa-Kaliasem, Kabupaten Buleleng, (Dishub Buleleng)
PASANG GUARDRAIL: Proses pemasangan guard rail di Jalan Raya Tigawasa-Kaliasem, Kabupaten Buleleng, (Dishub Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemasangan pagar pengaman jalan (guardrail) di jalur Tigawasa–Kaliasem, Kabupaten Buleleng, Bali, mulai menunjukkan progres signifikan. 

Hingga Selasa (21/4/2026), pengerjaan telah mencapai sekitar 60 persen dari total panjang 212 meter.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Buleleng, Cokorda Adithya Wiraputra Yudha, mengatakan pemasangan guardrail telah berlangsung selama kurang lebih lima hari dan terus dikebut.

”Pemasangan sudah dilakukan kurang lebih lima hari. Progresnya sudah 60 persen,” ujarnya usai melakukan monitoring di lokasi.

Ia menjelaskan, penyelesaian proyek secara keseluruhan masih menunggu kedatangan material khusus, terutama untuk pemasangan di area tikungan. Bagian tersebut menjadi prioritas karena memiliki tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi.

Jalur Tigawasa–Kaliasem dikenal memiliki kontur jalan berliku dengan tikungan tajam serta berada di kawasan perbukitan. 

Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan yang melibatkan warga lokal, maupun wisatawan yang belum familiar dengan karakter jalan.

Karena itu, keberadaan guardrail diharapkan mampu memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna jalan, khususnya di titik-titik rawan, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

Pemasangan fasilitas keselamatan ini merupakan bantuan teknis dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 

Usulan pembangunan guardrail di jalur tersebut sebelumnya telah diajukan sejak 2024, namun sempat tertunda akibat rasionalisasi anggaran.

Pada 2025, usulan kembali diajukan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Bali, bersama sejumlah ruas lain seperti Jalan Selat–Asah Gobleg dan Jalan Cempaga.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra, sebelumnya menyebut realisasi bantuan tersebut akhirnya difokuskan di ruas Kaliasem–Tigawasa sepanjang 212 meter dengan nilai anggaran mencapai Rp 2,4 miliar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Guardrail #jalan #lalu lintas #buleleng