Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hari Buruh di Buleleng Diisi Aksi Bersih Pelabuhan Tua, 13 LPK Turun Tangan

Eka Prasetya • Jumat, 1 Mei 2026 | 15:53 WIB
BERSIH PANTAI: Aksi bersih pantai yang dilakukan oleh sejumlah siswa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Buleleng. (Pemkab Buleleng)
BERSIH PANTAI: Aksi bersih pantai yang dilakukan oleh sejumlah siswa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Buleleng diisi dengan cara berbeda. 

Puluhan peserta dari berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng, Jumat (1/5/2026).

Sebanyak 13 LPK ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Monarch, Zenith, Jiema, Mediteranean, HI, Karya Wisata, Kita Haruka Bali, Mapindo, Word Training Center, Mentari Spa College, Devani, Lintas Negeri Singaraja, dan Alfa Prima. 

Mereka bahu-membahu membersihkan area eks Pelabuhan Buleleng yang dikenal sebagai salah satu titik strategis di Kota Singaraja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan ESDM (Disnaker) Buleleng, Putu Arimbawa, menegaskan pentingnya aksi nyata dalam memperingati Hari Buruh.

Ia menjelaskan, kegiatan kali ini mengusung tema Now or Never. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa terus ditunda.

Selain itu, Arimbawa juga menekankan bahwa persoalan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata, melainkan menjadi kewajiban bersama seluruh masyarakat.

“Lingkungan yang bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab segelintir orang. Tetapi lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang mencerminkan kebiasaan masyarakat yang perlu dibenahi. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk mulai melakukan perubahan dari sekarang.

“Kalau tidak kita yang berubah, lalu siapa lagi? Dan kalau tidak sekarang kita berubah, kapan lagi?” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap keterlibatan para peserta LPK mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. 

Aksi sederhana seperti gotong royong ini diyakini dapat memberi dampak jangka panjang.

“Mudah-mudahan hal kecil yang kita lakukan hari ini akan dapat memberikan dampak yang besar bagi masa depan lingkungan kita,” tutup Arimbawa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#disnaker #buruh #buleleng #tenaga kerja