Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ratusan Hewan Kurban Disembelih Saat Idul Adha di Buleleng, Puluhan Dokter Hewan Disiagakan

Francelino Junior • Kamis, 28 Mei 2026 | 04:31 WIB
CEK KUALITAS DAGING: Petugas dokter hewan (pakai masker) dari Distankan Buleleng mengecek kualitas daging kurban yang disembelih di Masjid Agung Jami
CEK KUALITAS DAGING: Petugas dokter hewan (pakai masker) dari Distankan Buleleng mengecek kualitas daging kurban yang disembelih di Masjid Agung Jami' Singaraja. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali, tahun ini diwarnai dengan penyembelihan ratusan hewan kurban yang tersebar di puluhan titik. 

Tercatat sebanyak 177 ekor sapi dan 128 ekor kambing akan dipotong selama pelaksanaan kurban di wilayah Buleleng.

Besarnya jumlah hewan kurban membuat Pemerintah Kabupaten Buleleng memperketat pengawasan kesehatan hewan dan kualitas daging yang akan dibagikan kepada masyarakat. 

Sebanyak 27 orang dokter hewan bersama 10 staf pendamping diterjunkan untuk melakukan pengawasan langsung di lokasi penyembelihan.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Distankan) Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, tahun ini terdapat 57 titik pemotongan hewan kurban yang mayoritas dipusatkan di masjid-masjid.

“Pemerintah hadir langsung mendampingi masyarakat saat pelaksanaan kurban. Kami memastikan hewan yang dipotong benar-benar sehat dan dagingnya layak konsumsi,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Menurut Melandrat, pemeriksaan kesehatan hewan sudah dilakukan sejak sebelum hari raya melalui pemeriksaan antemortem atau pengecekan kondisi hewan sebelum disembelih. 

Setelah proses pemotongan berlangsung, petugas kembali melakukan pemeriksaan post mortem untuk memastikan kualitas daging dan organ dalam hewan tetap aman dikonsumsi.

Pengawasan post mortem dilakukan mulai Rabu (27/5/2026) hingga Jumat (29/5/2026), menyesuaikan jadwal penyembelihan di masing-masing lokasi.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh hewan kurban bebas dari penyakit dan memenuhi standar keamanan pangan sebelum daging dibagikan kepada masyarakat.

“Kami turun langsung untuk memastikan kesehatan hewan terjaga, baik secara fisik maupun kondisi di dalam tubuhnya. Postur tubuh hewan harus bagus dan daging yang dihasilkan aman dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Melandrat menambahkan, potensi gangguan kesehatan pada hewan kurban sebenarnya cukup kecil karena seluruh hewan sebelumnya telah menjalani pemeriksaan awal oleh dokter hewan sebelum dibawa ke lokasi penyembelihan.

Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan secara ketat selama proses kurban berlangsung guna mengantisipasi kemungkinan adanya temuan mencurigakan saat penyembelihan dilakukan. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#hewan #hari raya #hewan kurban #idul adha #buleleng