Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sutjidra-Supriatna Ajak Mahasiswa Ikut Bangun Buleleng. Siap Tampung Kritik dan Gagasan Anak Muda

Francelino Junior • Jumat, 29 Mei 2026 | 04:20 WIB
DISKUSI: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna usai berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Buleleng. (Pemkab Buleleng)
DISKUSI: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna usai berdiskusi dengan perwakilan mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengajak kalangan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. 

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan diskusi dan perbincangan santai bersama mahasiswa di Singaraja, pada Kamis (25/5/2026) siang.

Forum dialog interaktif tersebut menjadi ruang bertukar ide dan menyatukan gagasan demi mendorong Buleleng menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sutjidra menegaskan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi intelektual yang mampu melahirkan ide kreatif, inovasi, hingga solusi atas berbagai persoalan daerah. 

Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk anak muda.

“Mahasiswa adalah kelompok intelektual yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat perubahan. Saya berharap melalui diskusi seperti ini akan lahir gagasan-gagasan baru yang bisa memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan di Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra.

Sutjidra juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Buleleng terbuka terhadap kritik maupun masukan konstruktif dari mahasiswa. 

Ia menilai komunikasi yang baik antara pemerintah dan kalangan pemuda penting agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah tidak anti kritik. Justru kami membutuhkan saran dan masukan dari adik-adik mahasiswa agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Saya ingin mahasiswa ikut mengawal pembangunan Buleleng,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyebut mahasiswa merupakan aset penting daerah yang perlu diberikan ruang menyampaikan aspirasi dan pandangan. 

Pemerintah daerah, kata dia, siap membangun kolaborasi dengan generasi muda demi kemajuan Buleleng ke depan.

“Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir sebagai bagian dari solusi. Pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi sehingga ide dan inovasi mahasiswa bisa diimplementasikan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas. Mulai dari sektor pendidikan, ekonomi kreatif, pengembangan sumber daya manusia, persoalan lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#infrastruktur #mahasiswa #pemuda #ekonomi kreatif #buleleng