SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Nasib pilu dialami Yarti, 30, seorang ibu asal Solo, Jawa Tengah.
Perempuan yang akrab disapa Mama Indri itu ditemukan terlantar bersama dua anaknya di kawasan Toko Sudirman, Kota Singaraja, setelah diduga ditinggalkan suaminya.
Laporan mengenai keberadaan perempuan tersebut diterima Satpol PP Kabupaten Buleleng.
Menindaklanjuti informasi itu, tim Satpol PP Buleleng Kadek Arnaya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan.
Dari hasil penelusuran petugas, Yarti diketahui datang ke Toko Sudirman bersama suami dan kedua anaknya yang masih berusia 6 tahun dan 4 tahun. Namun, saat Yarti masuk ke dalam toko, sang suami diduga pergi meninggalkannya begitu saja.
Kepada petugas, Yarti mengaku selama beberapa bulan terakhir tinggal di wilayah Kabupaten Karangasem. Ia mengikuti suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan di daerah tersebut sejak Maret 2026.
Perempuan itu juga mengungkapkan bahwa dirinya diajak berangkat ke Singaraja dengan janji akan dipulangkan ke kampung halamannya di Solo.
Namun sesampainya di kawasan Toko Sudirman, ia diminta membeli minyak oleh suaminya. Ketika kembali, suaminya sudah tidak berada di lokasi.
Saat ditemukan petugas, kondisi Yarti cukup memprihatinkan. Ia tidak membawa kartu identitas maupun dokumen kependudukan lainnya. Barang yang dimilikinya hanya sebuah tas berisi pakaian dan uang tunai sebesar Rp 157 ribu.
Kasat Pol PP Buleleng, Kappa Tri Aryandono mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan terkait warga yang diduga terlantar tersebut.
Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan yang bersangkutan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menurunkan personel ke lokasi untuk memastikan kondisi ibu tersebut beserta kedua anaknya. Setelah dilakukan pendekatan dan pendataan, yang bersangkutan kemudian kami serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Buleleng agar mendapatkan penanganan dan bantuan lebih lanjut,” ujarnya.
Saat ini, Yarti bersama kedua anaknya telah diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, termasuk pendataan dan upaya pemulangan ke daerah asal apabila memungkinkan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya