Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Atasi Macet Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, Pemerintah Siapkan Celukan Bawang Jadi Penyeberangan Alternatif

Eka Prasetya • Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:51 WIB
CEK PELABUHAN: Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Kamis (9/7/2026). (Pelindo Celukan Bawang)
CEK PELABUHAN: Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar saat melakukan kunjungan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Kamis (9/7/2026). (Pelindo Celukan Bawang)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemerintah mulai serius mengkaji Pelabuhan Celukan Bawang sebagai alternatif penyeberangan untuk mengurangi kepadatan di lintas Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. 

Selama ini kerap terjadi kemacetan di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk, terutama saat musim libur panjang dan arus mudik. 

Langkah penyiapan pelabuhan alternatif ditempuh setelah kemacetan di Pelabuhan Gilimanuk saat Lebaran lalu sempat mengular hingga sekitar 35 kilometer.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar ke Pelabuhan Celukan Bawang, pada Kamis (9/7/2026) sore. 

Mereka didampingi jajaran pejabat Kementerian Perhubungan, Wakil Bupati Buleleng. Gede Supriatna; Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Buleleng, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau berbagai fasilitas pelabuhan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur yang perlu dikembangkan agar pelabuhan mampu melayani aktivitas penyeberangan maupun distribusi barang.

Salah satu fokus kajian adalah optimalisasi Dermaga Plengsengan dan Dermaga 3. 

Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus memperkuat kesiapan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pelabuhan penyeberangan baru.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sekaligus mengukur potensi Pelabuhan Celukan Bawang sebagai solusi atas kepadatan yang kerap terjadi di lintas Ketapang-Gilimanuk.

"Kunjungan kami ke Pelabuhan Celukan Bawang untuk memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan. Pada periode libur, khususnya saat Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk sempat mencapai sekitar 35 kilometer. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah sehingga kami mengkaji Pelabuhan Celukan Bawang sebagai salah satu alternatif untuk membantu mengurai kepadatan, baik dari sisi Ketapang maupun Gilimanuk," ujarnya.

Menurut Dudy, Pelabuhan Celukan Bawang memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung pengembangan layanan kapal roll on-roll off (Ro-Ro). 

Selain karakteristik dermaga yang sesuai, pelabuhan ini juga memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan area penyangga kendaraan sebelum memasuki kapal.

"Pelabuhan ini memiliki karakteristik yang dapat mendukung pengembangan layanan Ro-Ro. Selain itu, tersedianya lahan parkir juga dapat dimanfaatkan sebagai buffer zone, sehingga kendaraan dapat ditampung terlebih dahulu sebelum masuk ke kapal. Dengan pengelolaan seperti ini, arus kendaraan diharapkan menjadi lebih tertata dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menegaskan kesiapan Pelindo mendukung rencana pemerintah mengembangkan Pelabuhan Celukan Bawang menjadi simpul transportasi baru di Bali utara.

Menurutnya, pelabuhan tersebut awalnya dibangun untuk mendukung sektor energi. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi serta adanya usulan dari Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Perhubungan, Pelindo siap mengoptimalkan fungsinya untuk melayani angkutan barang maupun penyeberangan.

"Pelabuhan Celukan Bawang pada awalnya dipersiapkan untuk mendukung sektor energi. Namun, seiring berkembangnya kebutuhan transportasi serta adanya permintaan dari Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Perhubungan, Pelindo siap mengoptimalkan pelabuhan ini untuk mendukung pelayanan publik, baik angkutan barang maupun penyeberangan," ujar Achmad.

Ia menambahkan, Pelindo telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera menyusun kajian teknis sebagai tindak lanjut dari hasil peninjauan tersebut.

"Kami siap mendukung kebutuhan masyarakat untuk memperlancar angkutan, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi. Mandat yang diberikan pemerintah akan segera kami tindak lanjuti agar Pelabuhan Celukan Bawang dapat berkontribusi terhadap kelancaran transportasi antara Pulau Jawa dan Pulau Bali," katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#pelabuhan #menteri perhubungan #pelabuhan celukan bawang #pelindo #buleleng