Sidak Proyek Jalan Dencarik-Pedawa, Sutjidra Peringatkan Kontraktor Jangan Molor

Eka Prasetya • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:32 WIB
PERBAIKAN JALAN: Suasana perbaikan jalan penghubung Desa Dencarik dengan Desa Pedawa dan Sidetapa di Kabupaten Buleleng. (Pemkab Buleleng)
PERBAIKAN JALAN: Suasana perbaikan jalan penghubung Desa Dencarik dengan Desa Pedawa dan Sidetapa di Kabupaten Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pengerjaan perbaikan jalan di kawasan Kecamatan Banjar, Senin (7/9/2026) siang.

Sidak tersebut menyasar tiga ruas jalan strategis, yakni Dencarik–Pedawa, Dencarik–Cempaga, serta Temukus–Munduk. 

Pengerjaan infrastruktur senilai Rp 9,28 miliar yang digarap kontraktor CV Genteng Angkasa tersebut ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026 mendatang. 

Meski kontraktor sudah menandatangani kontrak pada 22 Juli 2026 lalu, namun hingga Minggu (6/9/2026), realisasi fisik pengerjaan tercatat baru menyentuh angka 12,27 persen.

Bupati Sutjidra menegaskan bahwa pengerjaan ruas Dencarik hingga Sidetapa ini menjadi proyek jalan terpanjang yang digarap Pemkab Buleleng tahun ini, yakni membentang sepanjang 6 kilometer lebih. 

Medan ekstrem dengan tanjakan serta tikungan tajam di kawasan tersebut kini mulai diperlebar guna memberikan kenyamanan dan keselamatan pengendara.

"Jalur ini sangat strategis karena menghubungkan desa-desa Bali Aga di wilayah SCTPB (Sidetapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, Banyuseri) menuju kawasan wisata Lovina serta menjadi nadi pengangkutan komoditas pertanian, khususnya cengkeh. Saya sudah sampaikan tegas ke penyedia agar jangan sampai terlambat karena perbaikan ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat," ujar Sutjidra.

Ia menambahkan, total anggaran perbaikan jalan tahun ini mencapai sekitar Rp 70 miliar yang tersebar di 9 kecamatan se-Kabupaten Buleleng. 

Khusus di jalur Sidetapa, pemerintah melakukan pelebaran badan jalan tanpa biaya pembebasan lahan maupun ganti rugi pohon lantaran masyarakat setempat secara sukarela menyumbangkan lahannya.

"Masyarakat menyerahkan lahan di kiri dan kanan masing-masing 2,5 meter, sehingga total lebar jalan menjadi 8 meter. Ini murni inisiatif dari Perbekel dan warga demi keamanan bersama di jalur tikungan yang selama ini membahayakan," jelasnya.

Antusiasme dan kelegaan pun dirasakan oleh warga lokal. Gusti Aji Ketut Sindu, warga Desa Sidetapa, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Buleleng atas terealisasinya proyek perbaikan jalan yang dinilai sudah rusak parah sejak tiga tahun belakangan.

"Kami sangat berterima kasih karena jalur ini dulunya aspalnya kurang bagus dan sangat rawan kecelakaan, bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Dengan adanya perbaikan dan pelebaran ini, kami berharap akses lalu lintas warga jadi jauh lebih aman," ungkap Sindu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Perbaikan Jalan Buleleng bupati buleleng Desa Sidetapa Nyoman Sutjidra