Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sasar Pasar Kerja Jepang, Disnaker Buleleng Buka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis di BLK

Francelino Junior • Sabtu, 17 Januari 2026 | 07:10 WIB

 

PELATIHAN: Salah satu pelatihan yang diberikan kepada masyarakat Buleleng di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Disnaker Buleleng.
PELATIHAN: Salah satu pelatihan yang diberikan kepada masyarakat Buleleng di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Disnaker Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar kerja, termasuk ke luar negeri. 

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng dengan membuka program pelatihan keterampilan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Lovina pada 2026.

Kepala Disnaker Buleleng, Putu Arimbawa mengatakan, pada 2026 BLK Lovina akan menyelenggarakan tujuh paket pelatihan. 

Dari jumlah tersebut, dua paket didanai melalui APBD Kabupaten Buleleng Tahun 2026, sementara lima paket lainnya bersumber dari APBN.

“Dua paket pelatihan yang bersumber dari APBD ini kami fokuskan pada pelatihan bahasa Jepang. Alasannya, peluang dan permintaan tenaga kerja ke Jepang sangat tinggi. Sepanjang tahun 2025 saja, pengiriman tenaga kerja ke Jepang mencapai sekitar 2.500 orang,” jelasnya.

Ia menegaskan, penguasaan bahasa Jepang menjadi syarat utama bagi calon tenaga kerja yang ingin bekerja di Negeri Sakura. Pasalnya, hampir seluruh aktivitas dan komunikasi kerja di Jepang menggunakan bahasa Jepang.

Baca Juga: Air Bah Menerjang, Tembok Penyengker dan Pelinggih Pura Yeh Sakti Rusak

Melihat peluang tersebut, Pemkab Buleleng membuka pelatihan bahasa Jepang secara gratis bagi masyarakat. Pendaftaran dibuka mulai 19 Januari hingga 10 Februari 2026.

Masyarakat dapat mendaftar langsung ke BLK Lovina, melalui laman Siap Kerja, maupun lewat media sosial resmi Disnaker Buleleng. 

Bagi calon peserta yang mengalami kendala pendaftaran daring, Disnaker membuka layanan bantuan dengan datang langsung ke BLK.

Adapun persyaratan peserta antara lain berusia minimal 18 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta terbuka untuk semua jenis kelamin. 

Dokumen yang harus disiapkan meliputi fotokopi ijazah terakhir, baik SD, SMP, maupun SMA, fotokopi KTP dan KK, serta memiliki alamat email dan nomor telepon aktif.

Pelatihan bahasa Jepang ini tidak dipungut biaya alias gratis sepenuhnya. Karena keterbatasan kuota dan instruktur, pelatihan dibagi menjadi dua gelombang. 

Gelombang pertama akan berlangsung pada 11 Maret hingga 30 April 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 4 Juni hingga 21 Juli 2026. Setiap gelombang diikuti oleh 16 peserta.

“Jika pendaftar lebih dari 32 orang, akan dilakukan seleksi dengan prioritas bagi masyarakat kurang mampu. Namun jika pendaftar 32 orang atau kurang, sepanjang memenuhi syarat akan kami terima semua,” kata Arimbawa.

Untuk menunjang kualitas pelatihan, instruktur bahasa Jepang akan didatangkan dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta yang telah berpengalaman. 

Kurikulum yang diterapkan mengacu pada standar LPK, dan peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat sebagai bekal penempatan kerja.

Sementara itu, untuk lima paket pelatihan yang bersumber dari APBN, Disnaker Buleleng masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian terkait. 

Sementara ini, pelatihan yang disiapkan mencakup perawatan AC rumah tangga, menjahit pakaian wanita, komputer, instalasi listrik, dan spa terapis, dengan kuota peserta sebanyak 80 orang.

“Pemerintah hadir untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Keterampilan bahasa Jepang ini akan sangat bermanfaat dalam merebut peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#disnaker #balai latihan kerja #pelatihan #jepang #bahasa jepang #luar negeri #pemkab buleleng #lovina #sumber daya manusia #kerja #apbd #buleleng #tenaga kerja #apbn