radarbuleleng.id-Sosok mayat tanpa identitas ditemukan di tengah laut perairan Desa Candikusuma, Melaya, pada saat Hari Raya Nyepi, Senin (11/3) lalu.
Mayat berjenis kelamin laki -laki, itu ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian. Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Negara untuk identifikasi lebih lanjut.
Penemuan mayat tersebut pada Senin pagi sekitar pukul 08.40 WITA.Mayat ditemukan mengapung di tengah laut perairan Desa Candikusuma oleh dua orang warga yang hendak mencari ikan di laut dekat tempat budidaya mutiara.
"Jarak lokasi penemuan mayat sekitar 1 mil laut dengan bibir pantai Candikusuma," ujar Kapolsek Melaya Kompol I Komang Mulyadi.
Dua orang warga yang menemukan jasad korban masing-masing bernama Samsul Muarif, 33, dan Agus Fahri Irawan, 17. Mereka merupakan warga Banjar Melaya Pantai, Desa Melaya, Kecamatan Melaya.
Awalnya saat hendak mencari ikan menggunakan sampan, mereka melihat sebuah benda sedang mengapung di permukaan air laut.
Setelah diperhatikan ternyata benda mengapung tersebut sosok mayat dengan posisi badan telungkup.
Kedua orang tersebut berinisiatif membawa jenazah tersebut ke tepi dengan cara mengikat tubuh jenazah tersebut dari atas sampan menggunakan seutas tali nilon menuju pantai di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya.
Kapolsek menjelaskan, mayat yang ditemukan tanpa pakaian masih belum terindentifikasi alias Mr. X.
Adapun ciri - cirinya, jenis kelamin laki -laki, tinggi badan sekitar 160 sentimeter dengan postur tubuh gemuk.
Jenazah yang dievakusi dengan ambulan dari PMI Jembrana ke kamar jenazah RSU Negara, itu diidentifikasi oleh tim Inafis Polres Jembrana Selasa (12 /3).
Karena saat penemuan sedang libur Hari Raya Nyepi, identifikasi tidak membuahkan hasil. Karena kondisi mayat sudah mengalami pembusukan sebagian anggota tubuh, sulit dikenali.
Bahkan identifikasi dengan Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) sebagai alat bantu identifikasi melalui sidik jari juga tidak berhasil.
"Belum teridentifikasi. Sidik jarinya sudah tidak terbaca," ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Agus Riwayanto Diputra, Selasa (12/3).
Mayat Mr. X yang ditemukan pada Hari Raya Nyepi ini merupakan mayat Mr. X kedua dalam dua Minggu terkahir. Sebelumya penemuan mayat yang mengambang di tengah laut Perairan Gilimanuk, Sabtu (2/3) sore.
Mayat yang awalnya ditemukan pemancing di tengah laut itu, akhirnya terlempar di pantai Belakang Pura Segara Rupek, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk.
Kondisi mayat yang sebagian besar sudah hancur. Wajah sudah tidak bisa dikenali, kedua tangan dan kaki utuh, tinggi kurang lebih 170 sentimeter.
Pihaknya menyimpulkan laki-laki karena masih ada buah zakar masih utuh meskipun kelamin tidak utuh lagi. ***
Editor : Donny Tabelak