Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Kasus Bunuh Diri Kembali Terjadi di Bali, Kali Ini Seorang Lansia Nekat Akhiri Hidupnya

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 18 Juli 2024 | 05:05 WIB

 

Polisi melakukan olah TKP di lokasi bunuh diri di Desa Selisihan, Kecamatan Klungkung, Bali.
Polisi melakukan olah TKP di lokasi bunuh diri di Desa Selisihan, Kecamatan Klungkung, Bali.

radarbuleleng.id- Warga Desa Selisihan, Kecamatan Klungkung digegerkan dengan tindakan warganya, I Ketut Notes, 75, yang nekat bunuh diri di kediamannya, Rabu (17/7).

Diduga Notes nekat gantung diri lantaran depresi atas penyakit yang dideritanya.

Peristiwa bunuh diri itu pertama kali diketahui oleh Anak Agung Alit Armini, 47, yang datang ke rumah korban untuk membayar hasil bumi kepada kerabat korban, I Ketut Latra yang tinggal dalam satu pekarangan dengan korban, Rabu (17/7) sekitar pukul 06.30.

Setibanya di rumah korban, Armini dikagetkan dengan keberadaan korban yang sudah tergantung pada rangka kanopi depan kamar korban. Selain itu tampak terdapat kursi kayu berada di samping korban.

“Saksi pun menginformasikan temuannya itu ke kerabat korban yang tinggal satu pekarangan,” terang Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono.

Melihat kejadian itu, kerabat Notes langsung menghubungi keluarga lainnya dan bersama-sama menurutkan korban dari kanopi dengan cara melepas selendang yang terikat di leher Notes.

Terkait dengan kejadian tersebut anak Notes, I Made Gunawan menolak dilakukannya visum atau otopsi. “Serta menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Notes nekat mengakhiri hidupnya diduga karena depresi terhadap penyakit yang diderita. Di mana Notes memiliki penyakit epilepsi dan sakit pada kaki. ***

Editor : Donny Tabelak
#bunuh diri #Lansia Akhiri Hidup dengan Gantung Diri #polres klungkung #depresi