Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral Video Kembang Api di Finns Beach Club, Jrx Drummer Superman Is Dead dan Guru Besar Pariwisata Buka Suara

Marsellus Nabunome Pampur • Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:05 WIB
Tampak kembang api meletus saat umat Hindu melakukan ritual keagamaan di Pantai.
Tampak kembang api meletus saat umat Hindu melakukan ritual keagamaan di Pantai.

radarbuleleng.id- Viralnya video kembang api saat umat Hindu tengah melakukan upacara keagamaan di pantai di kawasan beach club Finns, di desa Berawa, Kuta Utara, Badung, menimbulkan berbagai kecaman publik.

Guru Besar Pariwistaa Universitas Udayana, Prof I Putu Anom menilai bahwa kejadian itu menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Entah itu bagi pemerintah, desa dan juga pengelola tempat pariwisata.

Dia juga secara tegas meminta aktivitas beach club selalu memperhatikan kegiatan ritual agama umat Hindu di Bali.

Apalagi kawasan pantai menjadi salah satu kawasan yang kerap menjadi lokasi ritual keagamaan dan adat umat Hindu di Bali.

”Menurut saya, harus harmoni, perhatikan kegiatan ritual masyarakat. Apalagi pantai juga menjadi tempat ritual bagi masyarakat Hindu di Bali," tegasnya Rabu kemarin (16/10).

Dia juga menyarankan Pemerintah kabupaten Badung untuk memberikan rambu-rambu di mana saja pantai yang biasa menjadi tempat ritual umat Hindu, agar sekiranya tak dilakukan aktivitas hiburan.

”Pemda Badung yang membawahi hal itu harusnya memberikan rambu-rambu. Aktivitas apa saja yang boleh dilakukan oleh beach club. Ini perlu pengaturan. Kalau gak gitu bisa kebablasan nanti," tambahnya.

Sementara itu, reaksi keras juga datang dari sejumlah publik figur seperti Jrx drummer band Superman Is Dead.

Melalui akun instagramnya @true_jrx, dia menyampaikan pendapatnya. Dia menyebut jika video yang beredar di media sosial terkait kembang api saat adanya ritual adat di pantai Finns Beach club itu membuat hatinya tersayat.

”Meski Agnostik, hati saya tersayat & geram melihat video yang direkam 13 Oktober lalu pantai Desa Berawa Canggu ini," tulisnya.

Suami dari Nora Alexandra ini menyebut bahwa kesucian upacara agama di Bali sedang diinjak-injak oleh kepentingan bisnis industri turisme.

”Seperti yang seperti kalian lihat, kesucian upacara keagamaan Hindu di Bali terlihat sangat jelas sedang "diinjak-injak" oleh kepentingan bisnis industri turisme dengan tameng "kemajuan" ekonomi Balinya (meski SEBAGIAN BESAR cuan nya cuma transit di Bali atau masuk ke kantong PUSAT yg bekerjasama dgn para WNA yg berbisnis di Bali)," tulisnya lagi.

Selain itu, pria bernama lengkap I Gede Ari Astina ini juga masih memiliki tulisan panjang yang menggambarkan kekhawatirannya tentang kondisi tersebut.

Sementara itu, sebelumnya video tersebut diunggah pertamakali oleh netizen dengan nama akun Komang Kus.

Dalam video, tampak sejumlah umat Hindu sedang melakukan ritual keagamaan di Pantai. Namun tiba-tiba di saat bersamaan, kembang api berukuran besar meletus ke langit secara berulangkali.***

 

Editor : Donny Tabelak
#guru besar unud #JRX #video viral #finns beach club #Pemda Badung #kembang api #umat hindu #superman is dead