RadarBuleleng.id - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume sampah di Bali diprediksi melonjak tajam. Kondisi ini semakin membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang saat ini sudah mengalami kelebihan kapasitas.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali, Ni Made Armadi, menyebut ketinggian tumpukan sampah di TPA Suwung telah mencapai 30 hingga 40 meter.
Ketinggian itu setara dengan ketinggian gedung dengan 13 lantai. Lebih tinggi dari rata-rata gedung yang ada di Bali.
"Saat ini rata-rata ketinggian sampah mencapai 30 sampai 40 meter. Kami sebagai pengelola TPA tetap siap melayani masyarakat yang membuang sampah ke TPA Suwung," ujarnya.
Meski volume sampah diperkirakan meningkat signifikan selama liburan, UPTD Pengelolaan Sampah belum memiliki kebijakan khusus untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Baca Juga: Jelang Galungan, Staf Pemkab Buleleng Cairkan Tabungan Sampah. Ditukar Jadi Buah Hingga Daging Ayam
Armadi menegaskan bahwa pengelolaan sampah di jalan raya atau di kawasan hotel bukan bagian dari kewenangannya.
"Soal penanganan sampah di jalan atau hotel, itu bukan ranah kami. Silahkan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang di bidang tersebut," tegas Armadi.
Selain sampah rumah tangga, cuaca ekstrem yang melanda akhir-akhir ini juga memicu munculnya tumpukan sampah kayu di area pantai.
Di Kabupaten Badung, sampah kayu tersebut telah diolah menjadi serbuk menggunakan peralatan khusus yang dimiliki pemerintah daerah. Armadi menjelaskan sebagian dari kayu tersebut juga dialihkan ke TPST Mengwi untuk pengolahan lebih lanjut.
"Kabupaten Badung sudah memiliki alat pengolah kayu, sehingga sampah kayu dapat diubah menjadi serbuk. Sebagian lagi dibawa ke TPST Mengwi," paparnya.
Namun, tidak semua sampah kayu berhasil diolah. Beberapa di antaranya masih ada yang masuk ke TPA Suwung, meski pengelola TPA telah melarang keras pengiriman sampah kayu gelondongan.
"Kami memang melarang sampah kayu gelondongan masuk ke TPA Suwung, meskipun ada sebagian kecil yang masih dibawa kesini," kata Armadi menegaskan.
Sementara itu, Plt Kepala DKLH Bali, I Made Rentin, turut membenarkan adanya peningkatan signifikan volume sampah di TPA Suwung.
"Iya, memang volume sampah meningkat cukup signifikan," ujarnya singkat. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya