Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Udara Bercampur Asap, Warga Dekat TPA Mandung Alami Gangguan Pernafasan

Juliadi Radar Bali • Kamis, 1 Mei 2025 | 17:05 WIB
Kondisi TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan Tabanan yang terbakar menimbulkan polusi asap.
Kondisi TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan Tabanan yang terbakar menimbulkan polusi asap.

Radarbuleleng.jawapos.com- Polusi asap di TPA Mandung yang terbakar, berdampak terhadap masyarakat sekitar TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan Tabanan. 

Akibat dari polusi asap TPA tersebut, terdapat tiga warga masyarakat yang mengalami gangguan pernafasan dan sudah ditangani langsung oleh petugas Puskemas Kerambitan II. 

Kepala Puskesmas Kerambitan II, dr. Ni Ketut Yudyaratna menjelaskan tiga warga tersebut yang melapor mengalami gangguan pernafasan akibat dampak polusi asap TPA Mandung yang terbakar. 

Diantaranya dua warga berasal dari Dusun Samsaman Kelod berusia 49 dan 30 tahun. Kemudian satu orang lansia berusia 78 tahun asal Dusun Kukuh Kelod. 

Ketiga warga tersebut yang tidak jauh rumah dari lokasi TPA mengaku gangguan nafas lantaran menghirup udara yang sudah bercampur dengan asap TPA. 

"Tiga warga itu mengeluh mengalami gangguan nafasnya agak berat saat terpapar asap yang sampai ke rumah mereka," ungkapnya. 

Untuk ketiga warga tersebut kini telah dilakukan penanganan secara medis oleh petugas Puskesmas Kerambitan.

Bahkan petugas juga telah membagikan sejumlah masker dan memberikan upaya pencegahan. 

Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa.

Seperti Desa Kukuh, Desa Samsam untuk dilakukan pendataan bilama ada warga yang mengalami gangguan pernafasan untuk segera melapor sehingga petugas dapat menangani secara langsung. 

"Kami sudah meneruskan kepada kelian dinas dan bidan desa, jika nantinya menemukan laporan adanya warga gangguan pernafasan akibat dampak polusi asap TPA Mandung segera melapor," pungkasnya. 

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada petugas puskemas terdekat untuk melayani dengan turun langsung menyasar warga yang terdampak akibat polusi asap TPA Mandung yang terbakar. 

"Petugas kesehatan sudah ke rumah-rumah didata khususnya kepada warga Desa Kukuh yang terdampak asap TPA yang terbakar," ungkapnya. 

Selain itu pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang mengalami gangguan pernafasan ini juga dilakukan di Puskemas. 

"Kami sudah minta kepada petugas puskemas dan bidan desa untuk tetap melakukan pemantuan di lapangan terhadap warga yang terdampak asap TPA," tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#tpa kebakaran #gangguan pernafasan #tpa mandung #Polusi Asap