Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Judi Sabung Ayam di Bali Renggut Korban, Begini Tanggapan Gubernur Koster

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 16 Juni 2025 | 16:46 WIB
Gubernur Bali, Wayan Koster sebut fenomena gangguan belajar yang terjadi di kalangan pelajar Buleleng agak aneh. Pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menelusuri lebih lanjut.
Gubernur Bali, Wayan Koster sebut fenomena gangguan belajar yang terjadi di kalangan pelajar Buleleng agak aneh. Pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menelusuri lebih lanjut.

RadarBuleleng.id - Aktivitas judi sabung ayam alias tajen yang berlangsung di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, memakan korban jiwa.

Satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya kritis akibat perkelahian yang terjadi di arena tajen pada Sabtu (14/6/2025) sore.

Menyusul insiden tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster pun angkat bicara. Ia mengecam keras aksi kekerasan yang terjadi dalam tradisi yang sejatinya sakral itu.

“Pertama, saya sangat menyayangkan terjadinya tindakan kekerasan di arena tajen yang sampai menimbulkan korban jiwa,” ujar Koster saat dihubungi, Minggu (15/6/2026).

Koster meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini. Ia tidak ingin kejadian serupa terulang di masa mendatang.

“Saya minta aparat keamanan dan penegak hukum bertindak tegas terhadap pelakunya. Jangan sampai insiden seperti ini kembali terjadi,” tegas mantan anggota DPR RI itu.

Tak hanya itu, Koster juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat.

“Saya mengajak masyarakat setempat untuk tidak terprovokasi oleh pihak mana pun. Tahan diri dan jaga situasi tetap kondusif,” pintanya.

Ia juga mendesak Bupati Bangli, Sang Made Sedana Arta bersama unsur Forkopimda segera mengambil langkah cepat untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut pasca insiden tajen.

Menurut Koster, pelaksanaan tajen ke depan harus dievaluasi secara menyeluruh karena kini mulai bergeser dari tradisi menjadi ajang perjudian.

“Penyelenggaraan tajen harus dikaji ulang dan diawasi lebih ketat. Jangan sampai arena budaya ini justru menjadi tempat terjadinya aksi kriminalitas,” tandasnya.

Sebelumnya, insiden berdarah terjadi dalam sebuah tajen di Songan, Bangli, Sabtu sore. Keributan yang melibatkan sejumlah orang berujung pada penganiayaan. 

Komang Alam Sutawan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya. Ia sempat dibawa ke RSUD Bangli, namun nyawanya tak tertolong.

Sementara satu korban lainnya, I Wayan Luwes, mengalami luka berat dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #keamanan #kintamani #judi #gubernur bali #tajen #koster #wayan koster #bangli #kritis #sabung ayam #perkelahian #songan