Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Proyek Pipa di Jalan Sedap Malam Denpasar Tuai Keluhan, Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan hingga Tewaskan Pengendara

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 6 Oktober 2025 | 19:20 WIB

 

TUAI KELUHAN: Proses pemasangan pipa air minum di Jalan Sedap Malam, Denpasar. Proyek ini menuai keluhan karena sering memicu kecelakaan.
TUAI KELUHAN: Proses pemasangan pipa air minum di Jalan Sedap Malam, Denpasar. Proyek ini menuai keluhan karena sering memicu kecelakaan.

RadarBuleleng.id - Proyek pemasangan pipa di Jalan Sedap Malam, Denpasar, menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan. 

Pekerjaan yang dinilai lambat dan membahayakan itu diduga menjadi penyebab sejumlah kecelakaan lalu lintas. 

Ironisnya, satu pengendara dilaporkan meninggal dunia akibat terjatuh di lokasi proyek.

Dari pantauan warga, kondisi jalan yang tengah dikerjakan tampak bergelombang dan menyisakan perbedaan tinggi sekitar 5 sentimeter antara aspal lama dan permukaan galian. 

Situasi tersebut membuat ban kendaraan mudah terselip, terutama pada malam hari saat penerangan terbatas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Bali, Nusakti Yasa Wedha, membenarkan adanya pengerjaan proyek di ruas tersebut. 

Ia menjelaskan, proyek itu merupakan bagian dari pemasangan pipa distribusi air bersih untuk melayani sekitar 30 ribu warga atau 7.500 sambungan rumah (SR) di wilayah Denpasar Selatan.

“Pekerjaan dilakukan mulai dari galian sedalam 210 sentimeter, pemasangan pipa, uji hydrotest, penimbunan, uji kepadatan, hingga pengaspalan dua lapis. Kami juga sudah memasang rambu-rambu dan melakukan sosialisasi, termasuk melibatkan desa adat agar lalu lintas tetap lancar,” jelas Nusakti.

Ia menambahkan, aktivitas pengerjaan hanya diizinkan pada malam hari, mulai pukul 21.00 hingga 06.00 WITA, untuk meminimalkan gangguan lalu lintas. 

Meski demikian, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang terjadi. 

“Kami tidak diizinkan menutup jalan sepenuhnya, jadi mohon pengertian masyarakat. Kami percepat pengerjaan agar cepat rampung,” ujarnya.

Menurut Nusakti, proyek pemasangan pipa di Jalan Sedap Malam ditargetkan selesai pada akhir Oktober ini. 

“Untuk ruas Sedap Malam kami targetkan rampung hari ini. Secara keseluruhan proyek akan selesai akhir bulan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sekaligus Ketua Pecalang Gumi Kebon Kuri, Ketut Mudita, membenarkan bahwa kecelakaan di lokasi proyek kerap terjadi. 

Ia menyebut, sedikitnya ada 14–15 insiden sudah terjadi dalam sebulan terakhir. Diduga karena terkait dengan proyek.

“Lubang proyek terlalu lama dibiarkan terbuka. Ada yang hanya ditutup besi, sehingga sangat berisiko. Kami dengar satu pengendara sampai meninggal dunia karena jatuh di sana. Harapan kami proyek ini segera diselesaikan,” tegas Mudita. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #meninggal dunia #Pipa #air bersih #pengendara #kecelakaan #denpasar #lalu lintas #aspal #pekerjaan umum #Sedap malam