Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Balap Liar di Klungkung Bali Kian Brutal, Jalan Bypass Ditutup untuk Aksi Taruhan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 20 Oktober 2025 - 14:24 WIB

 

BALAP LIAR: Polisi memergoki sejumlah remaja yang kabur ke areal persawahan dekat GOR Swecapura, Klungkung.
BALAP LIAR: Polisi memergoki sejumlah remaja yang kabur ke areal persawahan dekat GOR Swecapura, Klungkung.

RadarBuleleng.id - Aksi balap liar di Kabupaten Klungkung, Bali, makin meresahkan. 

Sebelumnya para pelaku biasa beraksi di kawasan Jembatan Merah, Pusat Kebudayaan Bali (PKB), kini mereka makin nekat. 

Sabtu (18/10/2025) malam, sekelompok remaja menutup Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kecamatan Dawan, hanya demi adu kecepatan liar. Akibatnya, arus lalu lintas sempat macet total.

“Sejak dipasang speed bump di Jembatan Merah, lokasi balapan liar pindah ke Bypass Ida Bagus Mantra. Bahkan, mereka sampai berani menutup jalan,” ungkap Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksono, kemarin (19/10/2025).

Mendapat laporan warga, Polres Klungkung langsung menurunkan 53 personel Satlantas untuk membubarkan aksi tersebut. 

Namun, begitu petugas tiba, ratusan remaja yang tengah balapan maupun menonton langsung kabur, sebagian bahkan lari ke area persawahan di sekitar GOR Swecapura, Gelgel.

“Kami sempat lakukan pengepungan. Ada yang lari ke sawah, tapi beberapa berhasil kami amankan,” kata AKP Untung.

Dalam operasi itu, 17 unit sepeda motor berhasil diamankan, tiga di antaranya ditinggal kabur pemiliknya. 

Menariknya, tren balapan liar kini berubah. Jika dulu pelaku menggunakan motor drag, kini justru memakai motor berpenampilan standar.

“Motor mereka bagus-bagus, sengaja untuk mengelabui petugas. Saat kami tangkap, mereka berdalih hanya nongkrong, bukan balapan,” ujarnya.

Sebagian besar remaja yang diamankan masih di bawah umur. Pelaku tertua baru berusia 17 tahun, bahkan ada dua remaja perempuan di antara mereka. 

Tak hanya berasal dari Klungkung, beberapa juga datang dari Bangli dan Karangasem.

“Ini sudah memprihatinkan. Mereka masih pelajar, tapi ikut taruhan balapan liar. Orang tua harus ikut membina anak-anaknya,” tegasnya.

Belasan motor yang disita kini ditahan di Polres Klungkung. Para remaja beserta orang tuanya dijadwalkan menghadap ke Polres Klungkung pada Senin (20/10/2025) untuk menjalani pembinaan langsung dari Kasat Lantas.

“Kami akan panggil mereka bersama orang tuanya. Harus ada pembinaan tegas agar jera,” imbuhnya.

Lebih lanjut, AKP Untung mengungkap fakta mengejutkan komunitas balap liar itu memiliki “mata-mata” yang memantau pergerakan polisi. 

Mirisnya, pengintai itu seorang remaja perempuan yang tinggal di dekat Polres Klungkung.

“Setiap kali petugas keluar untuk patroli, anak itu langsung memberi tahu teman-temannya lewat pesan. Kebetulan rumahnya memang di barat Polres,” ungkapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #balap liar #sepeda motor #macet #jembatan merah #Pusat Kebudayaan Bali #pkb #speed bump #jalan #klungkung #lalu lintas #Jalan Bypass #pelaku