RadarBuleleng.id - Sebuah video yang memperlihatkan perilaku tidak pantas diduga melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) dengan latar kawasan Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Bali, beredar luas di media sosial.
Video berdurasi sekitar delapan menit itu disebut-sebut merupakan rekaman lama, namun kembali viral setelah diunggah ulang di berbagai platform daring.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, video asusila tersebut memperlihatkan aktivitas yang tidak sesuai dengan norma dan etika di area terbuka kawasan wisata.
Kondisi pencahayaan yang terang mengindikasikan kejadian berlangsung pada siang hari.
Lokasi yang diduga berada di sekitar tebing Pantai Kelingking pun menuai keprihatinan, mengingat kawasan tersebut merupakan ikon pariwisata Bali yang ramai dikunjungi wisatawan.
Perbekel Bunga Mekar, I Wayan Yasa mengaku baru mengetahui kembali beredarnya video tersebut setelah menerima laporan dari berbagai pihak.
Baca Juga: Intan Jaya Melaju ke 8 Besar, Putra Mas Bantai Tintin 9-0 di Liga 3 PSSI Buleleng
Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan Bhabinkamtibmas, video tersebut diketahui bukan rekaman baru.
“Setelah ditelusuri oleh Bhabinkamtibmas, informasinya video itu sudah lama, sekitar tahun 2022, dan sekarang kembali diviralkan,” jelasnya pada Minggu (14/12/2025).
Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Desa Bunga Mekar berencana memperketat pengawasan aktivitas wisata di kawasan Pantai Kelingking.
Langkah tersebut akan dilakukan bersama desa adat dengan melibatkan Satpol PP dan aparat kepolisian guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Tentu kami tidak ingin hal seperti ini terulang. Pengawasan akan kami perketat. Soal langkah adat, termasuk kemungkinan ritual pembersihan, kami masih akan berkoordinasi dengan desa adat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran informasi dalam video yang beredar.
Tim kepolisian telah diturunkan guna mengklarifikasi lokasi, waktu kejadian, serta pihak-pihak yang terlibat.
“Kami melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah benar lokasi dalam video berada di kawasan objek wisata Kelingking, termasuk menelusuri sumber penyebaran video tersebut,” katanya.
Polsek Nusa Penida juga berkoordinasi dengan unit terkait untuk mengumpulkan bahan keterangan tambahan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarluaskan ulang konten video tersebut karena berpotensi melanggar hukum dan norma yang berlaku.
“Percayakan penanganan sepenuhnya kepada kepolisian. Jika ditemukan unsur pidana, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum. Proses klarifikasi dan penyelidikan masih berjalan, dan perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kepada publik,” tegas AKP Kesuma Jaya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya