RadarBuleleng.id - Perselisihan antar remaja berujung kekerasan terjadi di Banjar Jurang Pahit, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Bali, pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 18.15 WITA.
Seorang anak berinisial IWAS, 13 mengalami luka serius setelah disayat dengan senjata tajam.
Peristiwa bermula saat korban bersama adiknya memancing di kawasan Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan.
Di lokasi yang sama, dua remaja lain, yakni I Putu R, 14 dan I Komang SP, 14 juga melakukan aktivitas serupa.
Dari keterangan yang dihimpun, sempat terjadi saling tatap antara korban dan kedua terduga pelaku. Setelah itu, keduanya meninggalkan lokasi.
Saat hendak pulang, korban mendapati sepeda motornya diludahi dan mencurigai kedua remaja tersebut sebagai pelakunya.
Kecurigaan itu memicu ketegangan. Di perjalanan pulang, korban berpapasan dengan I Putu R yang membonceng I Komang SP.
Cekcok pun terjadi di jalan. Terduga pelaku sempat menantang korban untuk berkelahi, namun tidak direspons.
Setibanya di Banjar Jurang Pahit, korban berhenti dan bergabung dengan sejumlah temannya.
Saat kedua terduga pelaku melintas, korban mencoba menghentikan mereka dengan menjulurkan tangan.
Namun situasi justru memanas. I Putu R diduga langsung mengayunkan senjata tajam ke lengan kiri korban. Setelah itu ia melarikan diri dari lokasi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayatan sepanjang sekitar 12 sentimeter dengan kedalaman sekitar 3 milimeter di lengan kiri bagian bawah.
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas 1 Nusa Penida untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Bangli, Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menyebut korban telah mendapat penanganan medis. Korban harus menjalani 14 jahitan.
Sementara itu, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Nusa Penida untuk proses lebih lanjut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya