Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Cekcok Usai Motor Terpeleset, Dua Warga Tigawasa Jadi Korban Penganiayaan

Eka Prasetya • Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:51 WIB

 

ilustrasi penganiayaan
ilustrasi penganiayaan

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peristiwa penganiayaan terjadi di wilayah pedesaan Kabupaten Buleleng, Bali.

Sebanyak dua orang warga Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, dilaporkan mengalami luka usai terlibat cekcok dengan warga setempat di Jalan Tempekan Pangus Sari, Jumat (9/1/2026) sore. Kasus tersebut kini dalam penanganan Polres Buleleng.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Peristiwa tersebut baru dilaporkan secara resmi ke Polres Buleleng keesokan harinya, Sabtu (10/1/2026). Laporan tercatat dengan Nomor: LP/B/12/I/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali.

Dalam laporan tersebut, dua orang tercatat sebagai korban, yakni I Made Martawan, 29, dan Komang Sudiantara, 31, keduanya merupakan warga Desa Tigawasa.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya mendatangi wilayah Tempekan Munduk Ngandang, Banjar Dinas Pangus Sari, untuk membeli sekaligus minum tuak.

“Berdasarkan laporan yang diterima, awalnya korban bersama beberapa rekannya datang ke wilayah Tempekan Munduk Ngandang, Banjar Dinas Pangus Sari, Desa Tigawasa, untuk membeli dan minum tuak. Setelah selesai, sekitar pukul 20.30 WITA, rombongan korban pulang menggunakan sepeda motor,” jelas Yohana.

Dalam perjalanan pulang, sepeda motor yang ditumpangi korban terpeleset akibat kondisi jalan licin karena hujan. Posisi jatuhnya kendaraan berada lebih rendah dari badan jalan, sehingga korban sempat kesulitan menaikkan kembali sepeda motor ke jalan utama.

Saat berupaya mengangkat motor, korban sempat menggeber gas agar kendaraan bisa naik. Aksi tersebut rupanya menarik perhatian warga sekitar.

“Pada saat itu, terlapor Made P datang bersama beberapa rekannya. Terjadi adu mulut karena korban dituduh menggeber-geber gas sepeda motor. Cekcok tersebut berujung pada tindakan pemukulan,” lanjut Yohana.

Berdasarkan keterangan korban, terlapor diduga melakukan pemukulan secara berulang ke arah wajah korban hingga korban terjatuh ke tanah. Aksi tersebut akhirnya dilerai oleh salah satu rekan terlapor.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian bibir atas dan melaporkan peristiwa ini ke Polres Buleleng untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Yohana.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut guna mengungkap secara jelas peran masing-masing pihak yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#penganiayaan #bali #cekcok #Laporan #sepeda motor #tuak #Banjar #Polres Buleleng #luka #licin #tigawasa #hujan #polres #buleleng