BUSUNGBIU, RadarBuleleng.id – Kebakaran hebat melanda tempat penyulingan minyak daun cengkeh di Banjar Dinas Bonagung, Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Minggu (5/10/2025) malam.
Api melahap bangunan semi permanen milik Dewa Made Partajasa, 54, hingga rata dengan tanah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WITA. Korban baru mengetahui tempat usahanya terbakar setelah dihubungi rekannya, Dewa Ketut Sukariasa, 42, yang melihat kobaran api membesar dari lokasi penyulingan.
“Mendapat kabar itu, korban langsung bergegas ke lokasi dan mendapati seluruh bangunan penyulingan sudah terbakar hebat,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Senin (6/10/2025).
Warga sekitar bersama korban sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran.
Baca Juga: Tragis! Pria di Kintamani Ditusuk Tiga Kali. Diduga Akibat Dendam Lama
Petugas Damkar akhirnya tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 22.57 WITA setelah melakukan penyemprotan menggunakan mesin air milik damkar dan mesin air milik korban.
Bangunan yang terbakar berukuran sekitar 7x14 meter persegi, terbuat dari tiang beton dengan rangka atap kayu dan penutup spandek tanpa tembok.
Seluruh isi bangunan, termasuk peralatan penyulingan, ludes dilalap api.
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, diduga api berasal dari tungku penyulingan minyak daun cengkeh yang apinya belum sepenuhnya padam. Api kemudian menjalar ke tumpukan daun cengkeh kering di sekitarnya,” jelas Iptu Yohana.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.
Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan membuat sketsa tempat kejadian.
Kasus ini kini masih dalam penanganan Polsek Busungbiu untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya