Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Inspiratif! Petani di Bali Cuan Puluhan Juta Berkat Budidaya Jambu Kristal

Juliadi Radar Bali • Senin, 20 Januari 2025 | 22:01 WIB

 

JAMBU KRISTAL: Made Budiasa (baju kuning) dan ayahnya I Made Sujana (baju putih) saat menunjukkan tanaman jambu kristal di kebun mereka.
JAMBU KRISTAL: Made Budiasa (baju kuning) dan ayahnya I Made Sujana (baju putih) saat menunjukkan tanaman jambu kristal di kebun mereka.

RadarBuleleng.id - Seorang petani di Bali berhasil meraup cuan hingga puluhan juta rupiah setiap bulan. Keuntungan itu diperoleh setelah mereka berhasil budidaya jambu kristal.

Budidaya jambu kristal itu dilakoni oleh I Made Sujana bersama putranya, Made Budiarta. Mereka bercocok tanam di wilayah Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. 

Mereka berdua fokus mengembangkan jambu kristal pada lahan seluas 40 are. Kini jambu kristal yang mereka tanam tengah berbuah lebat.

Made Budiarta menuturkan, ia dan ayahnya mulai bercocok tanam jambu kristal sejak tahun 2019 silam. Hingga kini populasi pohon jambu kristal di kebunnya telah mencapai 250 batang.

Tadinya, lahan yang ia tanami jambu kristal merupakan sawah produktif. Dia memilih mengganti komoditas, karena ongkos menanam padi tinggi. Sedangkan hasil yang didapat pas-pasan.

Untuk produksi padi, dia harus merogoh uang untuk sewa traktor, pembelian pupuk, serta ongkos buruh untuk panen padi.

"Hitung-hitung setiap kali panen hanya dapat hasil sebesar Rp 3,5 juta," ujarnya.

Dia kemudian memilih menanam jambu kristal. Pola budidaya jambu dia pelajari secara otodidak.

Selama dua tahun dia bersabar menanam jambu. Pohon yang ia tanam diberi pupuk organik dari kotoran sapi atau ayam petelur. 

Setiap waktu dia melakukan pemangkasan cabang dan ranting pohon. Tujuannya supaya pohon jambu tidak menjulur ke atas, melainkan melebar ke samping. 

"menanam jambu kristal jauh lebih mudah dan menjanjikan," jelasnya.

Kini setelah pohon jambunya berbuah, dalam seminggu dia bisa mendapatkan hingga 600 kilogram buah. 

Rata-rata setiap pohon bisa menghasilkan sebanyak 250 buah, atau sekitar 20 kilogram. 

Setelah panen, buah dia jual dengan harga Rp 7 ribu per kilogram. "Tinggal dikalikan saja. Seminggu 600 kilogram maka hasil bisa Rp 42 juta setiap panen," ujarnya. 

Yang lebih menggiurkan lagi, pohon jambu miliknya berbuah sepanjang tahun. Bukan berdasarkan musim tertentu.

Guna memastikan jambu miliknya tidak terserang lalat buah, Budiasa menyempatkan diri membungkus buah jambu dengan plastik. Pembungkusan dilakukan saat buah baru berusia 7 hari.

Terkait pemasaran, Budiasa mengaku tidak pernah khawatir. Dia sudah punya langganan tetap dari Denpasar, Tabanan, dan Buleleng. Sehingga cuan mengalir dengan lancar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #petani #Jambu Kristal #buah