SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komitmen memperkuat produk lokal terus digaungkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Buleleng.
Melalui Rapat Koordinasi Program 2025 yang digelar di Gedung PLUT KUMKM Buleleng, Dekranasda menyatukan langkah lintas sektor untuk membangun sektor kerajinan dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Rakor ini dihadiri perwakilan instansi pemerintah, akademisi, pelaku UMKM, hingga pegiat ekonomi kreatif. Fokus utama pertemuan adalah sinkronisasi program, pembagian peran, dan strategi konkret memperkuat promosi serta branding produk unggulan Buleleng.
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mengakselerasi daya saing produk lokal.
“Kami mendorong semua instansi untuk menggunakan dan mengkampanyekan produk lokal. Ini langkah awal membangun branding yang kuat dan berkelanjutan. Perlu konsistensi promosi dan ide kreatif untuk menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Sudiarta mengatakan, Dekranasda akan menyusun matriks kegiatan sebagai panduan teknis program. Matriks ini akan merinci pembagian peran masing-masing pihak, termasuk skema pendampingan dan target waktu pelaksanaan.
Strategi branding dan promosi turut menjadi sorotan. Upaya memperluas jangkauan pasar UMKM dinilai harus adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, khususnya optimalisasi media sosial.
“Pemanfaatan media digital sangat penting untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Tapi ini juga harus dibarengi dengan narasi promosi yang kuat, agar produk lokal Buleleng punya daya tarik dan identitas yang khas,” tambahnya.
Dari sinergi ini, Dekranasda berharap produk kerajinan dan ekonomi kreatif Buleleng tak sekadar bertahan, tetapi mampu tumbuh sebagai kekuatan ekonomi rakyat. Lebih jauh, produk lokal juga diharapkan bisa menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi Bali berbasis budaya.
“Kami ingin produk kerajinan Buleleng bukan hanya dikenal, tapi juga diakui kualitas dan kekhasannya. Inilah cara kita membumikan budaya sekaligus membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” pungkas Sudiarta. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya