SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng mulai menerapkan insentif pajak untuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bentuk apresiasi kepada petani yang tetap menjaga keberadaan sawah produktif.
Meskipun kebijakan tersebut akan memangkas potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga Rp 2,17 miliar.
Kepala Bidang Penagihan BPKPD Buleleng, Gusti Putu Sudiana mengatakan, kebijakan tersebut sejalan dengan upaya menjaga ketahanan pangan daerah.
“Kami sudah memetakan data wajib pajak penerima insentif. Tercatat ada 26.282 SPPT dari lahan sawah yang tersebar di delapan kecamatan,” ujarnya.
Lahan-lahan tersebut telah ditetapkan sebagai LP2B berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Total nilai PBB dari SPPT itu sebelumnya mencapai Rp 2,42 miliar.
Pemkab Buleleng menyatakan memberikan diskon pajak hingga 90 persen. Sepanjang lahan pertanian tersebut tetap produktif.
Meski ada penurunan pendapatan, Sudiana menegaskan hal itu sudah diperhitungkan dan tidak akan berdampak besar terhadap kinerja fiskal daerah.
“Pengurangannya memang signifikan, tapi kami sudah siapkan sejumlah strategi untuk menggenjot pendapatan dari sektor lainnya,” tegasnya.
Beberapa langkah yang ditempuh antara lain optimalisasi penagihan piutang, pemutakhiran data objek pajak baru, hingga memperluas cakupan pemungutan melalui program jemput bola dan Gebyar Pajak.
BPKPD juga menggandeng desa, subak, dan para sedahan di sembilan kecamatan untuk memastikan seluruh potensi pajak tergarap maksimal.
Adapun pada tahun 2025 ini, BPKPD Buleleng menargetkan pendapatan dari sektor PBB-P2 sebesar Rp 27,5 miliar.
Per akhir Juni, realisasinya masih berada di angka Rp 7,3 miliar atau sekitar 26,85 persen. Meski tampak rendah, Sudiana optimistis capaian akan melonjak seiring mendekatnya masa jatuh tempo pembayaran.
“Dari pola tahun-tahun sebelumnya, masyarakat biasanya mulai membayar pajak di pertengahan hingga akhir tahun. Jadi kami yakin target yang ditetapkan bisa tercapai,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya