Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng UMKM Expo 2025 Dibuka, 200 Pelaku Usaha Lokal Unjuk Inovasi

Francelino Junior • Kamis, 27 November 2025 | 16:10 WIB

 

PRODUK UNGGULAN: Pameran produk UMKM pada ajang Buleleng UMKM Expo 2025.
PRODUK UNGGULAN: Pameran produk UMKM pada ajang Buleleng UMKM Expo 2025.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Buleleng UMKM Expo (BUE) 2025 resmi digelar di Gedung PLUT Singaraja, pada Rabu (26/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025).

Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus wadah edukasi dan perluasan jejaring usaha bagi pelaku UMKM lokal di Bali utara.

Gelaran tersebut menjadi momentum penting, mengingat UMKM telah berkembang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah. 

Berdasarkan data Disdagperinkop UKM Buleleng, terdapat sekitar 63 ribu pelaku usaha mikro kecil dan menengah di berbagai sektor, mulai perdagangan, pertanian, peternakan, kuliner, kerajinan hingga industri kreatif.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menyatakan, UMKM harus mendapat prioritas dalam pembangunan daerah karena memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi masyarakat.

“UMKM adalah kekuatan ekonomi yang harus kita jaga dan kembangkan. Jika dibina secara serius, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan itu akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Buleleng,” ujarnya.

Menurut Supriatna, arah pembangunan daerah ke depan menempatkan UMKM sejajar dengan sektor pertanian dan pariwisata sebagai pilar ekonomi utama. 

Karena itu pemerintah tidak hanya memberikan bantuan modal dan peralatan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar usaha pelaku UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing.

Tahun ini, BUE mengusung tema “UMKM Keren: Buleleng Paten”. Sebanyak 200 pelaku usaha terlibat, menampilkan produk unggulan mulai dari pangan olahan, kerajinan, fashion, tenun tradisional, kopi, hingga rintisan IKM.

Tak hanya pameran, BUE 2025 juga dirancang sebagai ruang pembelajaran dan kolaborasi. Berbagai program pendukung digelar.

Agenda di luar pameran yakni business matching dengan pelaku bisnis modern Bali, pelatihan digital marketing dan konten kreatif, workshop roasting & barista, public speaking dan pelatihan kerajinan perca, serta seminar ekonomi berbasis budaya dan tenun tradisi.

Selain itu, ada lomba kreatif seperti barista, fashion show, foto-video, hingga kompetisi public speaking

Kegiatan juga menghadirkan layanan pendampingan bisnis, konsultasi pembiayaan, penyerahan penghargaan UMKM Naik Kelas, serta penandatanganan kerja sama pemasaran digital.

Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng, Dewa Made Sudiarta, berharap kegiatan tersebut dapat mendorong UMKM lokal lebih adaptif menghadapi perubahan zaman.

“Melalui expo ini, kami ingin memastikan UMKM Buleleng tetap tangguh, kolaboratif, dan mampu bersaing pada era digital,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kreatif #promosi #Gede Supriatna #kopi #umkm #pertanian #PLUT #Wakil Bupati Buleleng #perdagangan #kuliner #expo #buleleng #edukasi #ekonomi #fashion