Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pj. Gubernur Bali Cek Simulasi Makan Siang Bergizi di Buleleng. Intip Menu yang Diberikan pada Siswa

Eka Prasetya • Senin, 25 November 2024 | 22:48 WIB

 

MAKAN SIANG: Simulasi makan siang bergizi di SDN 2 Sumberklampok, Buleleng.
MAKAN SIANG: Simulasi makan siang bergizi di SDN 2 Sumberklampok, Buleleng.

GEROKGAK, RadarBuleleng.id - Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya mengecek simulasi makan siang bergizi yang berlangsung di Buleleng.

Adapun uji coba makan siang bergizi itu dilakukan di tiga sekolah di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak.

Uji coba itu dilakukan pada Senin (25/11/2024) di SDN 1 Sumberklampok, SDN 2 Sumberklampok, serta SMP Negeri Satu Atap 1 Gerokgak. Total ada 359 orang siswa yang mendapat makan siang tersebut.

Menu makan siang bergizi yang disediakan yakni nasi putih, tumis wortel dan buncis, ayam suwir, tempe goreng, sebutir telur bacem, buah semangka, dan sekotak susu. Menu itu setara dengan nilai Rp 17.500 per orang.

Begitu dipersilahkan makan, siswa pun antusias menunggu giliran mendapat makanan. Mereka pun makan dengan lahap.

Sebelum makan siang bersama, siswa juga melakukan doa bersama.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Simulasi Program Makan Siang Gratis, Siswa Sebut Porsinya Kebanyakan, UMKM Anggap Terlalu Murah

Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya mengaku sangat senang melihat pelaksanaan program makan siang bergizi. Mengingat program itu menjadi agenda prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Mahendra Jaya meyakini program tersebut akan membuat anak-anak tumbuh sehat dan cerdas. Dengan asupan makanan bergizi, maka aspek kognitif anak semakin baik dalam menerima pelajaran.

“Kami melakukan uji coba untuk langkah persiapan sehingga kita tahu kedepannya apa yang harus dilakukan. Tentu harapannya nanti kita bisa membangun SDM unggul untuk penerus kita,” ujarnya.

Ia menyebut simulasi yang dilakukan di Buleleng cukup baik. Sebab menu makan siang disiapkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Dengan melibatkan PKK, ia yakin menu yang disiapkan benar-benar higienis dan bergizi. Sebab mereka memasak untuk anak-anaknya.

“Kalau memasak untuk anak-anaknya, pasti memasak dengan bahan terbaik, higienis, dan tentu dengan penuh rasa cinta,” ujarnya.

Selain itu, dengan memasak di tingkat desa maka alur distribusi menjadi lebih mudah. Ketimbang menggunakan jasa catering yang harus menanti pengiriman dari kota.

“Lebih aman dan lebih fresh. Saya pikir ini model yang bagus,” imbuhnya.

Mahendra Jaya mengatakan, pemerintah belum menentukan model yang akan ditentukan dalam program makan siang bergizi di Bali. Apakah akan melibatkan PKK atau skema lain.

Alasannya, ia masih menanti uji coba di daerah lain. Sebab di daerah lain menggunakan skema yang berbeda.

MAKAN SIANG: Menu makan siang bergizi yang diberikan kepada siswa saat simulasi di SDN 2 Sumberklampok, Buleleng.
MAKAN SIANG: Menu makan siang bergizi yang diberikan kepada siswa saat simulasi di SDN 2 Sumberklampok, Buleleng.

Di Bangli misalnya, penyiapan makan siang bergizi akan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sementara di Gianyar melibatkan komite sekolah.

“Saya perlu melihat beberapa model lagi. Mana nanti yang tepat,” katanya.

Soal biaya, pihaknya juga akan melakukan evaluasi. Berapa sebenarnya biaya yang ideal bagi siswa SD maupun siswa SMP. Sehingga mendapat nilai yang ideal.

“Ini kan bagian dari evaluasi kami. Termasuk dengan susu, berapa sih idealnya. Ini masih simulasi untuk mencari model terbaik dan nilai yg ideal,” demikian Mahendra Jaya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #sumberklampok #makan siang #makan siang bergizi #menu #simulasi #buleleng