Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

RSUD Buleleng Mulai Benahi Gedung Perawatan. Janji Tingkatkan Layanan Bagi Masyarakat

Eka Prasetya • Sabtu, 16 Mei 2026 | 05:58 WIB
KESEHATAN: Gedung Instalasi Gawat Darurat RSUD Buleleng.
KESEHATAN: Gedung Instalasi Gawat Darurat RSUD Buleleng.

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng terus berupaya melakukan peningkatan layanan di bidang kesehatan. 

Salah satu fokus utama yang kini digenjot yakni penataan infrastruktur dan pengembangan fasilitas di RSUD Kabupaten Buleleng guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah Bali Utara.

Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Ketut Suteja Wibawa, Sp.DVE. mengatakan, pengembangan rumah sakit menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah pasien dan cakupan layanan kesehatan.

Menurut dr. Suteja, saat ini RSUD Buleleng memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya rumah sakit pendidikan utama bagi Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). 

Dengan status tersebut, rumah sakit tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan, tetapi juga tempat pendidikan dan pengembangan tenaga kesehatan di Bali Utara.

Karena itu, pembenahan sarana dan prasarana menjadi prioritas utama agar pelayanan rumah sakit mampu mengikuti kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pelayanan kesehatan harus terus berkembang seiring kebutuhan masyarakat. Karena itu selain peningkatan SDM, penataan sarana dan prasarana menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang kini menjadi perhatian adalah keterbatasan ruang operasi. 

Tingginya jumlah pasien, terutama rujukan dari rumah sakit tipe C di Bali Utara, membuat antrean tindakan bedah terus meningkat.

Saat ini kapasitas ruang operasi dinilai belum sebanding dengan kebutuhan pelayanan. Di sisi lain, sebagian besar gedung rumah sakit merupakan bangunan lama yang memerlukan revitalisasi agar lebih representatif dan mendukung pelayanan modern.

“Kapastitas tindakan bedah kita sangat tinggi, sementara ruang operasi masih terbatas. Kondisi gedung yang sebagian besar merupakan bangunan lama juga perlu direvitalisasi agar pelayanan lebih optimal,” jelasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, RSUD Buleleng telah menyiapkan rencana pembangunan dan penataan sejumlah gedung layanan. 

Penataan dilakukan dengan konsep integrasi antar layanan agar alur pasien lebih cepat, efisien, dan nyaman.

Konsep tersebut juga diharapkan mampu memaksimalkan pemanfaatan tenaga medis serta sarana penunjang rumah sakit sehingga pelayanan menjadi lebih efektif.

Tak hanya pembangunan fisik, RSUD Buleleng juga memperkuat sistem pelayanan berbasis teknologi. 

Rumah sakit kini mulai menerapkan digitalisasi rekam medis terintegrasi untuk mempermudah akses dan pencatatan data pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.

Di bidang pelayanan kesehatan, RSUD Buleleng kini telah memiliki 23 poliklinik serta sejumlah layanan unggulan, salah satunya pemasangan ring jantung atau Cath Lab.

Selain itu, peningkatan kualitas layanan juga dilakukan melalui penguatan komunikasi di lini terdepan, seperti unit gawat darurat (UGD) dan front office. 

Seluruh petugas diberikan pelatihan komunikasi efektif agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, humanis, dan responsif.

“Kadang persoalan pelayanan muncul dari komunikasi yang kurang baik. Karena itu kami terus menekankan pentingnya komunikasi efektif, terutama bagi petugas yang langsung berhadapan dengan pasien,” tambah dr. Suteja. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#rsud #kesehatan #rumah sakit #buleleng #rsud buleleng