Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Konsumsi Ikan Bali Masih Rendah, BI dan Pemerintah Dorong Inovasi Menu Makanan

Marsellus Pampur • Kamis, 5 Juni 2025 | 15:12 WIB
KONSUMSI IKAN: Suasana lomba masak dengan menu kuliner ikan di Denpasar.
KONSUMSI IKAN: Suasana lomba masak dengan menu kuliner ikan di Denpasar.

RadarBuleleng.id – Sektor perikanan dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Bali. 

Salah satu upaya mendorong peningkatan konsumsi ikan dilakukan melalui Lomba Masak Serba Ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bali Jagadhita Festival ke-6 tahun 2025. 

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, menyampaikan pentingnya mengangkat nilai tambah sektor perikanan. Salah satunya lewat jalur kuliner.

“Butuh strategi untuk menggenjot konsumsi ikan, apalagi produksi nasional sudah mencapai 166 juta ton per tahun. Di Bali, konsumsi ikan masih 46 kg per kapita per tahun, sementara rata-rata nasional sudah 59 kg. Karena itu, lomba masak ini adalah terobosan cerdas untuk memperkuat sektor perikanan,” ujarnya.

Kepala DKP Provinsi Bali, Sumardiana menambahkan, lomba memasak ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga sarana edukasi. 

Ia ingin masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, semakin terbiasa mengolah dan menyajikan menu berbahan dasar ikan.

“Ikan dari perairan Bali sudah diakui kualitasnya di tingkat dunia. Tapi di dalam negeri, khususnya di kalangan rumah tangga, masih banyak yang anggap mengolah ikan itu ribet. Lewat lomba ini kami ingin mengubah persepsi itu,” jelasnya.

Lomba tersebut juga melibatkan pelajar dari jurusan Tata Boga SMK, agar generasi muda terlibat aktif mempromosikan budaya makan ikan sejak dini.

Dukungan juga datang dari PLN UID Bali yang terlibat dalam kegiatan ini melalui bantuan kompor induksi. 

Plh. Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Bali, IB Surya Respati, menyebut program ini sejalan dengan kampanye elektrifikasi yang hemat energi dan ramah lingkungan.

“Kami percaya pelajar SMK bisa jadi agen perubahan. Tidak hanya mendorong konsumsi ikan, tetapi juga memperkenalkan gaya hidup modern berbasis listrik yang lebih efisien,” ujarnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #perikanan #bank indonesia #konsumsi #kuliner #ekonomi #ikan