Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

30 Pelaku UMKM Buleleng Dilatih Produksi Abon, Disiapkan Dukung Dapur MBG Bali Utara

Francelino Junior • Kamis, 16 April 2026 | 11:25 WIB
BUAT ABON: Pelatihan pembuatan abon yang melibatkan UMKM di Buleleng. Setelah pelatihan tersebut, mereka diharapkan dapat terlibat dalam program MBG di Bali Utara. (PLUT UMKM Buleleng)
BUAT ABON: Pelatihan pembuatan abon yang melibatkan UMKM di Buleleng. Setelah pelatihan tersebut, mereka diharapkan dapat terlibat dalam program MBG di Bali Utara. (PLUT UMKM Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Upaya mendorong pelaku usaha naik kelas terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Buleleng. 

Salah satunya melalui pelatihan pengolahan abon yang diikuti 30 peserta di Gedung PLUT KUMKM Buleleng, Selasa (14/4/2026) lalu.

Program ini tak sekadar meningkatkan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pasokan pangan bagi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bali utara.

Sekretaris Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Buleleng, I Made Sudarmika, menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas UMKM agar lebih kompetitif dan mampu menembus pasar lebih luas.

Menurutnya, abon dipilih sebagai fokus pelatihan karena memiliki nilai strategis, baik dari sisi gizi maupun peluang pasar.

"Karena produk abon merupakan salah satu jenis pangan olahan yang memiliki nilai gizi, daya simpan baik, serta fleksibel dalam penyajian. Sehingga berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan dapur MBG," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, peran UMKM sangat vital dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Bahkan, pelaku usaha kecil didorong tidak hanya mandiri, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok program pemerintah, termasuk MBG.

Dengan tuntutan tersebut, UMKM diharapkan mampu menghadirkan produk pangan olahan yang berkualitas, aman dikonsumsi, serta memiliki standar produksi yang jelas dan berkelanjutan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, teknik pengolahan yang higienis, hingga pengendalian mutu dan pengemasan produk agar memiliki daya saing tinggi.

Dengan langkah ini, Pemkab Buleleng berharap UMKM lokal mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung program nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#Makan Bergizi Gratis #Mbg #bali #umkm #buleleng