Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pemerintah Mulai Simulasi Program Makan Siang Gratis, Siswa Sebut Porsinya Kebanyakan, UMKM Anggap Terlalu Murah

Jawapos Source control • Sabtu, 2 Maret 2024 | 01:41 WIB

 

Menko Perokonomian Airlangga Hartarto meninjau simulasi makan siang gratis di SMPN 2 Curug, Kab. Tangerang, Kamis (29/02/2024).
Menko Perokonomian Airlangga Hartarto meninjau simulasi makan siang gratis di SMPN 2 Curug, Kab. Tangerang, Kamis (29/02/2024).

RadarBuleleng.id - Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka belum lagi ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Tapi pemerintah mulai melakukan proses transisi dengan mengadopsi program-program yang diusung Prabowo Gibran.

Salah satunya program makan siang gratis bagi siswa. Pemerintah bahkan telah melakukan simulasi untuk program tersebut.

Simulasi itu digelar di SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang. Agenda simulasi itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Kabupaten Tangerang sengaja dipilih karena dianggap bisa menggambarkan kondisi di wilayah perkotaan, pesisir, maupun pedesaan.

Dalam simulasi itu para siswa membawa kotak makan dari rumah masing-masing.

Selanjutnya kotak makan diserahkan kepada kantin yang diberi tugas menyiapkan makan siang gratis. 

Kemudian pihak kantin mendistribusikan makanan tersebut kepada para siswa.

Dalam simulasi itu, ada 4 menu yang disiapkan. Yakni nasi ayam, nasi semur telur, gado-gado, dan siomay.

Seluruh menu dijatah biaya Rp 15 ribu per porsi. Dengan anggaran tersebut, makanan yang disajikan harus memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah. 

Saat proses simulasi, salah seorang siswa mengaku porsi yang disajikan terlalu banyak.

”Kebanyakan tuh. Rp 15 ribu dianggap kebanyakan,” kata Airlangga.

Namun hal berbeda diungkapkan pelaku UMKM. Mereka menilai nominal Rp 15 ribu terlalu sedikit. 

”Kalau Rp 15 ribu mah kurang. Kan apa-apa (harganya) naik,” ujar salah seorang pelaku UMKM kepada Airlangga. 

Menanggapi hal tersebut, Airlangga menyebut kenaikan harga merupakan dampak menjelang Ramadan dan Idul Fitri. 

”Karena sekarang kan (harga naik) mau menjelang Lebaran, tapi harga ikan turun. Itu kan UMKM mencari untung, biasa itu,” dalihnya. 

Dia menggarisbawahi bahwa plafon Rp 15 ribu hingga saat ini belum final. (*)

Editor : Eka Prasetya
#makan siang gratis #airlangga hartarto #prabowo gibran