Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Menkeu Purbaya Bongkar Kelemahan Coretax: Dibuat Konsultan Asing, Ternyata Kemampuan Programmer Masih Setara SMA

Acep Tomi Rianto • Senin, 27 Oktober 2025 | 02:14 WIB

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

RadarBuleleng.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuat langkah berani dalam upaya penyelamatan dan penguatan sistem inti administrasi perpajakan (Core Tax Administration System atau Coretax).

Purbaya merekrut peretas (hacker) etis terbaik asal Indonesia untuk membongkar kelemahan sistem tersebut.

Hal itu sekaligus menandai pemutusan ketergantungan Kementerian Keuangan pada jasa konsultan dan programmer asing yang sebelumnya menangani proyek Coretax.

Purbaya mengungkap, sistem Coretax sempat dibobol dan data perpajakan hasil peretasan dijual ke luar negeri.

Selain itu, berdasarkan hasil audit internal dengan bantuan ahli lokal, ia menemukan adanya kegagalan mendasar dalam pengerjaan proyek oleh pihak asing.

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa hacker andal asal Indonesia memiliki kemampuan yang setara bahkan melebihi tenaga asing.

Perekrutan ahli siber ini bertujuan untuk menguji tingkat keamanan sistem Coretax secara mendalam dan memastikan tidak ada lagi celah kebocoran data.

Purbaya mengklaim, dalam waktu singkat, kinerja keamanan siber sistem Coretax telah meningkat drastis.

"Sekarang security-nya Coretax sudah bagus sekali. Kan dulu saya bilang cyber security-nya 30 dari 100, sekarang sudah 95 plus. Jadi kalau udah nilai, sudah A plus itu security-nya," ujar Purbaya. 

Ia menambahkan bahwa para hacker yang direkrut memiliki reputasi internasional, bahkan ada yang termasuk dalam peringkat dunia.

"Anda jangan kira, loh, orang Indonesia itu hacker-nya jago-jago banget, di dunia juga ditakuti rupanya. Saya panggil yang ranking-ranking dunia itu, yang jagoan. Kita bayar sih, bantuin saya. Jadi sudah di test, sudah lumayan," tegasnya.

Keputusan untuk beralih sepenuhnya ke tenaga ahli lokal didasari oleh buruknya kinerja dan kualitas hasil kerja konsultan asing yang telah mengembangkan Coretax selama empat tahun.

Purbaya bahkan mengungkap temuan mengejutkan mengenai kualitas programmer yang ditugaskan oleh pihak asing.

"Begitu mereka dapat source code-nya, dilihat sama orang saya. Dia bilang: 'Wah ini programmer tingkat baru lulusan SMA'," papar Purbaya.

Ia menyayangkan vendor asing tersebut tidak memberikan personel terbaik mereka untuk proyek sepenting sistem pajak negara.

Temuan ini memperkuat keyakinan Purbaya untuk memutus ketergantungan pada pihak asing dan secara serius memberdayakan kemampuan talenta digital dalam negeri.

"Secara teknis, ketergantungan pada pihak asing ke depan akan kami putus. Pada dasarnya, orang Indonesia punya kemampuan dan kami akan memanfaatkan itu dengan serius ke depan," tukasnya.

Meskipun melibatkan perekrutan tenaga ahli baru, Purbaya menjamin perbaikan Coretax ini tidak akan membebani APBN dengan biaya tambahan yang signifikan.

Biaya yang dikeluarkan hanya mencakup gaji tenaga ahli IT yang kini memperkuat tim internal Kemenkeu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#menkeu #audit #Coretax #Programmer #menteri keuangan #hacker #Purbaya Yudhi Sadewa #cyber security