RadarBuleleng.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melaporkan dampak signifikan dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu (4/10/2025).
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi mengakibatkan kerusakan parah pada puluhan rumah warga di berbagai kecamatan.
Berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan BPBD Kabupaten Bogor, total 95 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Bencana tersebut tidak hanya merusak atap dan dinding, tetapi juga menyebabkan beberapa pohon tumbang yang menimpa bangunan.
"Disebabkan hujan deras dan angin kencang, data sementara ada 95 bangunan rumah yang terdampak," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani.
Angin kencang dilaporkan terjadi saat wilayah Kabupaten Bogor diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu sore hingga malam hari.
Kerusakan rumah tersebar di beberapa titik, termasuk di Kecamatan Cibinong dan wilayah lain yang sering dilanda bencana serupa.
Kerusakan akibat angin kencang terjadi di enam kecamatan, di Tamansari 14 rumah, di Ciomas 17 rumah, di Ciseeng 13 rumah, di Rumpin 29 rumah, di Cibungbulang 1 rumah, dan di Pamijahan 21 rumah.
Meskipun kerusakan material cukup masif, BPBD Kabupaten Bogor mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka serius yang dilaporkan.
Kerusakan didominasi oleh kerusakan ringan hingga sedang. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap (terbang disapu angin) dan dinding.
Beberapa rumah juga mengalami kerusakan lebih parah karena tertimpa pohon tumbang yang tidak mampu menahan terjangan angin.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga terdampak adalah logistik darurat dan terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak sementara, mengingat potensi hujan masih tinggi.
Tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Bogor segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat (assesment) dan koordinasi dengan aparat desa setempat.
Upaya penanganan awal, termasuk pembersihan material puing dan distribusi bantuan dasar, telah dilakukan.
Bencana angin kencang ini menambah panjang daftar kejadian bencana di Kabupaten Bogor, yang dikenal sebagai wilayah rawan bencana, terutama saat memasuki musim hujan.
Menanggapi situasi ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini.
Masyarakat Kabupaten Bogor diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Warga disarankan untuk memastikan struktur rumah dalam kondisi kokoh, menghindari berlindung di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi hujan lebat, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat tanda-tanda bencana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya