Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Turut Berduka Cita. Mahasiswa UIN Solo Tewas, Diduga Lompat dari Lantai 4 Kampus

Acep Tomi Rianto • Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:28 WIB
Tempat kejadian Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta yang diduga melompat dari gedung kampus.
Tempat kejadian Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta yang diduga melompat dari gedung kampus.

RadarBuleleng.id — Kabar duka menyelimuti lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta atau UIN Solo.

Seorang mahasiswa berinisial AP dilaporkan meninggal dunia setelah diduga melompat dari lantai empat Gedung Laboratorium kampus pada Jumat (17/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

​Peristiwa tragis ini terjadi saat kegiatan perkuliahan sedang berlangsung di kampus yang berlokasi di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menurut Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo, korban melompat dari rooftop Gedung Laboratorium kampus.

​Saat melompat, korban sempat mengenai mobil yang terparkir sebelum akhirnya jatuh ke bawah. Korban ditemukan tergeletak dengan luka serius.

Pihak kampus, dibantu tim medis, segera menolong dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) UNS untuk mendapatkan perawatan intensif.

​Meskipun sempat mendapatkan penanganan medis, kondisi korban yang mengalami luka parah terus memburuk.

Kapolsek Tugiyo mengonfirmasi bahwa korban masih hidup saat dievakuasi, namun sekitar 30 menit setelah dirawat, nyawa AP dinyatakan tidak tertolong oleh pihak rumah sakit.

​Pihak kepolisian menyebutkan bahwa dugaan sementara motif tindakan ini terkait dengan masalah kesehatan mental.

Berdasarkan keterangan teman-teman korban, AP diketahui memiliki gangguan mental berupa bipolar dan gangguan kecemasan.

Bahkan, sebelum kejadian tragis hari ini, korban juga pernah mencoba melakukan aksi serupa di gedung yang sama, namun berhasil dicegah oleh teman-temannya.

​Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). AKP Tugiyo memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau dugaan keterlibatan orang lain.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh korban sendiri. Kursi yang diduga digunakan korban untuk melompat juga telah disita sebagai barang bukti.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan kampus untuk memberikan pendampingan psikologis bagi sivitas akademika guna menjaga situasi tetap kondusif usai kejadian. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#jawa tengah #kampus #UIN Solo #tkp #meninggal #mahasiswa #rumah sakit #laboratorium #Perkuliahan #sukoharjo #kesehatan mental #UIN #surakarta #perawatan