RadarBuleleng.id - Sudah lebih dari delapan bulan, Alvaro Kiano Nugroho, 6, menghilang tanpa jejak.
Bocah yang terakhir terlihat di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 6 Maret 2025 tersebut, hingga kini belum ditemukan.
Sang kakek, Tugimin, 71, tak pernah putus asa. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari melapor ke polisi, menyebar poster, hingga menjelajahi sejumlah kota demi menemukan petunjuk.
Bahkan, dalam upaya pencarian yang menghabiskan waktu berbulan-bulan ini, Tugimin mengakui telah menghubungi puluhan paranormal.
Alvaro Kiano Nugroho terakhir terlihat pada sore hari tanggal 6 Maret 2025 saat bulan Ramadan.
Tugimin, yang mengasuh Alvaro sejak kecil karena ayah Alvaro sedang menjalani masa hukuman di LP Cipinang, menceritakan bahwa cucunya saat itu berpamitan untuk salat Asar dan Magrib di masjid.
"Waktu berbuka puasa pun tiba, Alvaro masih belum pulang. Kecurigaan saya belum terlalu kuat waktu itu," ucap Tugimin.
Kecurigaan baru menguat sekitar pukul 21.30 WIB, ketika Tugimin menyadari sandal Alvaro tidak ada di depan rumah. Pencarian pun segera dilakukan.
Di masjid, marbot sempat menceritakan adanya kejanggalan sebelum Alvaro menghilang.
"Saya mau nyari anak saya. Namanya Alvaro. Biasanya sholat di sini,” kata seorang pria tak dikenal kepada marbot masjid.
Tak lama setelah pria itu mendatangi masjid, Alvaro tak terlihat lagi.
Sayangnya, penyelidikan awal terkendala karena CCTV di masjid dan di jalan sekitar lokasi rusak, sehingga tidak ada rekaman yang bisa dijadikan petunjuk.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polres Jakarta Selatan terus melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus, termasuk menelusuri petunjuk yang masuk dan melakukan pencarian hingga ke luar kota.
Tugimin dan keluarga terus berjuang. Upaya spiritual, dengan menghubungi puluhan paranormal, juga dilakukan sebagai jalan alternatif di tengah minimnya petunjuk konkret.
Selain itu, Tugimin juga memohon bantuan kepada pimpinan tertinggi kepolisian di Indonesia.
"Karena sudah 9 bulan ini belum mendapat titik terang di mana keberadaan cucu saya, Alvaro Kiano Nugroho ini. Mohon dibantu untuk pencarian ini. Mudah-mudahan cucu saya bisa cepat kembali," ucap Tugimin. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya