Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mahasiswa UMA Bonio Gadjah Tewas Misterius. Sempat Main Biliar Bareng Teman, Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Acep Tomi Rianto • Senin, 17 November 2025 | 01:32 WIB
ilustrasi jenazah
ilustrasi jenazah

RadarBuleleng.id - Teka-teki kematian Bonio Raja Gadjah, 18, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Medan Area (UMA) angkatan 2025, yang ditemukan tewas di rumahnya di Gang Rambe, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, masih diselidiki pihak kepolisian.

Jasad korban ditemukan pada Jumat (14/11/2025) malam. Peristiwa tersebut menghebohkan warga karena diduga kuat Bonio menjadi korban pembunuhan dan perampokan.

Kejanggalan muncul dari kesaksian teman-teman korban yang menyebut Bonio masih terlihat ceria dan tidak menunjukkan tanda-tanda masalah sehari sebelum jasadnya ditemukan.

Abraham Taher, teman satu jurusan korban di UMA, menjadi salah satu saksi kunci yang terakhir bertemu Bonio.

Abraham menceritakan bahwa pada Kamis (13/11/2025) siang, Bonio masih beraktivitas seperti biasa di kampus.

Pada Kamis (13/11/2025), sekitar pukul 12.00 hingga 13.00 WIB, Bonio, Abraham, dan beberapa teman lainnya sempat bermain biliar bersama setelah pulang dari kampus.

"Terakhir jumpa hari Kamis. Kamis siang kami habis pulang kampus, jumpa di biliar. Sempat main biliar kami," ucap Abraham Taher, pada Sabtu (15/11/2025).

Menurut Abraham, selama pertemuan terakhir itu, Bonio terlihat ceria dan sama sekali tidak menceritakan adanya masalah yang sedang ia hadapi.

"Terakhir kali enggak ada cerita dia punya masalah apa. Kami main biliar sekitar jam 12 sampai jam 13 siang. Dari situ sudah tak ada kabar lagi. Nggak ada komunikasi kami," ucapnya.

Jasad Bonio ditemukan pada Jumat (14/11/2025) malam oleh kakaknya, Diva, setelah beberapa hari korban tidak merespons panggilan telepon dan pesan. Bau tak sedap yang tercium dari dalam rumah memicu kecurigaan.

Jasad Bonio ditemukan bersimbah darah di lantai kamar dengan luka-luka pada leher, tengkuk, dan mulut.

Warga menduga korban sudah meninggal lebih dari satu hari karena kondisi jasad yang sudah mengeluarkan bau busuk.

"Kakaknya yang pertama buka pintu. Lalu, dilihat ada darah berceceran di lantai dan Bonio sudah meninggal dunia dalam kamar," ucap Ramadani.

Selain luka pada tubuh korban, beberapa barang berharga milik Bonio dinyatakan hilang, menguatkan dugaan motif perampokan.

Adapun barang yang hilang berupa Sepeda motor, handphone, dan dompet berisi kartu ATM serta Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Kakak korban, Diva, menyebutkan bahwa kunci rumah saat ditemukan dalam keadaan terkunci dari dalam, namun motor dan handphone korban hilang.

Hal tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaku adalah orang yang dikenal atau bukan orang jauh.

Saat ini, lokasi penemuan jasad Bonio telah dipasangi garis polisi. Polisi masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, untuk mengungkap penyebab pasti kematian dan memburu pelaku. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 
Editor : Eka Prasetya
#kampus #sumatera utara #biliar #mahasiswa #Universitas Medan Area #fakultas hukum #deli serdang #pembunuhan #perampokan #jasad