Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Demi jadi PPPK Paruh Waktu, Seorang Wanita di Aceh Tengah Tunda Akad Nikah

Rizki Maulizar • Sabtu, 7 Februari 2026 | 07:13 WIB
TUNDA AKAD NIKAH: Liawati (berjilbab) menunda akad nikah agar bisa dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu.
TUNDA AKAD NIKAH: Liawati (berjilbab) menunda akad nikah agar bisa dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu.

RadarBuleleng.id - Prosesi pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Aceh Tengah diwarnai momen haru. 

Salah satu peserta, Liawati, menjadi pusat perhatian setelah memilih menunda akad pernikahannya demi mengikuti pelantikan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Keputusan berat itu diambil Liawati karena jadwal pelantikan bertepatan dengan hari yang telah lama ia rencanakan sebagai momen sakral pernikahan. 

Namun, kesempatan menjadi PPPK Paruh Waktu yang diperjuangkannya selama bertahun-tahun setelah bekerja sebagai tenaga honorer, dianggap terlalu berharga untuk dilewatkan.

Selain itu, ketentuan administrasi yang ketat turut menjadi pertimbangan. Peserta yang tidak hadir dalam pelantikan berisiko mengalami pembatalan status atau pemutusan kontrak. 

Situasi tersebut yang membuat Liawati akhirnya memilih menunda akad demi memenuhi kewajiban sebagai PPPK.

Kisah tersebut sampai ke telinga Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, dan disampaikan langsung dalam arahannya kepada para peserta pelantikan. 

Mendengar cerita itu, suasana upacara yang semula khidmat berubah menjadi haru sekaligus bahagia.

“Kita doakan semoga pernikahan Liawati dan Jemi diridhai Allah SWT, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ujar Haili Yoga, disambut tepuk tangan para peserta.

Bagi Liawati dan sang calon suami, Jemi, hari pelantikan tersebut menjadi penanda dua peristiwa besar dalam hidup. 

Pelantikan PPPK Paruh Waktu yang tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah aparatur di Aceh Tengah, sekaligus menjadi awal datangnya kebahagiaan dan rezeki bagi pasangan tersebut.

Pelantikan PPPK Paruh Waktu di Aceh Tengah diikuti 3.327 peserta. Mereka terdiri dari 750 tenaga kesehatan, 1.927 tenaga teknis, dan 650 tenaga guru. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#honorer #kontrak #pernikahan #keluarga #PPPK Paruh Waktu #pelantikan #asn #aceh tengah #paruh waktu #pppk #pegawai