Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Atlet Tenis Meja Buleleng Berhasil Tembus Pelatnas, Cetak Sejarah Menuju SEA Games 2025

I Wayan Widyantara • Rabu, 17 September 2025 | 18:51 WIB

 

MENUJU SEA GAMES: Atlet tenis meja asal Buleleng, Made Sisca Pratiwi saat mengikuti kejuaraan tenis meja di Denpasar beberapa tahun lalu.
MENUJU SEA GAMES: Atlet tenis meja asal Buleleng, Made Sisca Pratiwi saat mengikuti kejuaraan tenis meja di Denpasar beberapa tahun lalu.

RadarBuleleng.id - Dunia olahraga Bali mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, seorang atlet tenis meja asal Pulau Dewata berhasil lolos mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI). 

Atlet muda itu adalah Made Sisca Pratiwi. Dia adalah petenis meja berbakat asal Buleleng. 

Sisca dipastikan masuk skuad persiapan menuju SEA Games XXXIII di Bangkok, Thailand, Desember 2025 mendatang.

Pengumuman resmi bergabungnya Sisca disampaikan PB PTMSI pada awal September 2025. 

Selanjutnya Sisca akan mengikuti pemusatan latihan intensif bersama atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia. 

Harapannya ia mampu memperkuat Tim Merah Putih di ajang olahraga paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Ketua Umum PTMSI Bali, Petrus R. Golose menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih atlet Bali. 

Baca Juga: Amor ing Acintya. Pekerja Migran Asal Buleleng Meninggal di Turki. Relawan Galang Donasi

Ia menyebut, lolosnya Sisca ke Pelatnas menjadi bukti bahwa pembinaan tenis meja di Bali semakin menunjukkan kemajuan.

”Ini belum pernah terjadi dalam sejarah tenis meja di Bali. Satu atlet bisa masuk Pelatnas dan persiapan SEA Games. Saya sangat bangga, ini adalah tonggak sejarah,” ujar Petrus usai penyerahan medali cabang tenis meja di Porprov Bali 2025 belum lama ini.

Petrus juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Bali yang konsisten mendukung pembinaan atlet. 

Menurutnya, keberanian memberikan fasilitas dan ruang pembinaan telah membuahkan hasil positif.

”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI dan jajarannya karena telah berani mendukung pembinaan ini. Kita lihat juga hasil Bali pada PON sebelumnya, bisa meraih medali emas,” tambahnya.

Mantan Kapolda Bali itu menegaskan, keberhasilan Sisca tak lepas dari strategi pembinaan yang menggabungkan atlet junior dan senior dalam sistem pemantauan terpadu. Dengan cara ini, regenerasi atlet berprestasi dapat terus berjalan.

”Memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda akan menciptakan peluang luar biasa bagi generasi berikutnya,” tegasnya.

Di sisi lain, Petrus juga kembali mengingatkan pentingnya sportivitas dan menjauhi doping. Ia menyampaikan pesan konsisten yang sudah ia gaungkan sejak menjabat Kepala BNN.

”Pesan saya sejak 2020 adalah soal bahaya narkotika. Atlet harus bersih dari doping dan menjunjung tinggi sportivitas,” tandasnya.

Ia menambahkan, capaian Sisca tidak lepas dari momentum penyelenggaraan Porprov Bali 2025, yang menurutnya merupakan Porprov termegah dan terbaik sepanjang sejarah. 

Ajang itu berhasil menampilkan peningkatan kualitas pertandingan sekaligus melahirkan banyak atlet potensial.

”Porprov 2025 ini adalah yang termegah, terbaik, dan menunjukkan prestasi luar biasa. Ini menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet muda,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #olahraga #pon #sea games #ptmsi #KONI Bali #atlet #thailand #asia tenggara #pelatnas #pemusatan latihan #tenis meja #buleleng