Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gol Dramatis Estêvão di Injury Time Kunci Kemenangan Chelsea 2-1 Atas Liverpool

Acep Tomi Rianto • Minggu, 5 Oktober 2025 | 17:18 WIB

Kekalahan Ketiga Beruntun Liverpool. The Reds Gagal Bendung Chelsea di Stamford Bridge.
Kekalahan Ketiga Beruntun Liverpool. The Reds Gagal Bendung Chelsea di Stamford Bridge.

RadarBuleleng.id - Big Match pekan ketujuh Liga Inggris 2025/2026 berakhir dramatis setelah Chelsea berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor tipis 2-1 di Stamford Bridge, Minggu (5/10/2025) dini hari WIB.

Pahlawan kemenangan The Blues adalah wonderkid asal Brazil, Estêvão Willian, yang mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal. Chelsea, di bawah asuhan Enzo Maresca, unggul lebih dulu pada menit ke-14. Bek kanan lincah Malo Gusto mengirimkan umpan silang rendah yang berhasil dikontrol oleh Moisés Caicedo.

Caicedo kemudian melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang menembus gawang Liverpool yang dijaga Giorgi Mamardashvili. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Liverpool yang diasuh Arne Slot mencoba meningkatkan tekanan di babak kedua.

Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-63. Melalui skema serangan cepat, Dominik Szoboszlai menusuk dari sisi kanan dan memberikan umpan ke Alexander Isak yang kemudian meneruskannya kepada Cody Gakpo.

Gakpo dengan tenang menyarangkan bola ke pojok atas gawang Robert Sánchez, mengubah skor menjadi 1-1.

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Estêvão muncul sebagai penentu.

Di menit ke-94 (injury time), umpan silang akurat dari bek kiri Marc Cucurella (No. 3) disambut Estêvão di tiang jauh.

Sepakan kaki kanannya memastikan kemenangan 2-1 bagi The Blues.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Liverpool di semua kompetisi, sekaligus membuat mereka harus rela turun ke peringkat dua klasemen, digeser oleh Arsenal.

Pertarungan sengit di Stamford Bridge ini ditandai oleh duel lini tengah mahal dan bintang muda yang menjadi penentu.

Moises Caicedo memulai pesta gol Chelsea dengan tembakan jarak jauh yang spektakuler, membalas kepercayaan dari pelatih Maresca.

Namun, sorotan utama tertuju pada pemain berusia 18 tahun, Estêvão.

Kecepatan dan ketenangannya di depan gawang di masa injury time membuktikan mengapa Chelsea menginvestasikan dana besar untuk bintang Brazil tersebut.

Di kubu Liverpool, Cody Gakpo kembali menunjukkan ketajamannya dengan gol penyama kedudukan.

Namun, tim asuhan Arne Slot kesulitan mengarahkan tembakan tepat sasaran, dengan hanya 2 tembakan tepat sasaran dari total 13 upaya.

Duet bek tengah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté juga kewalahan menahan gelombang serangan balik cepat Chelsea yang dipimpin oleh Cole Palmer dan João Pedro.

Kekalahan dramatis Liverpool di Stamford Bridge memiliki dampak signifikan pada Klasemen Liga Inggris 2025/2026.

Liverpool harus rela turun ke peringkat dua dengan 15 poin, hanya berselisih satu poin dari rival London mereka, Arsenal, yang berhasil menang atas West Ham.

Bagi Chelsea, kemenangan ini sangat vital. Mereka kini naik ke peringkat enam dengan 11 poin, menghidupkan kembali harapan untuk menembus zona Eropa setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan.

Kemenangan atas salah satu tim terkuat di liga ini menjadi statement kuat dari ambisi Enzo Maresca. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#The Blues #penalti #stamford bridge #big match #liverpool #chelsea #Enzo Maresca #liga inggris