Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mike Hauptmeijer Merasa Bali Seperti Rumah, Nikmati Karier dan Kehidupan di Pulau Dewata

Eka Prasetya • Senin, 3 November 2025 | 21:59 WIB

 

Penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer
Penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer

RadarBuleleng.id - Nama Mike Hauptmeijer menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepakbola di Bali.

Keandalannya bermain di bawah mistar gawang, menjadi Mike sebagai salah satu penjaga gawang yang disegani.

Salah satu penampilan gemilangnya terjadi saat Bali United menghadapi Persijap Jepara.

Ketika itu dia berhasil melakukan enam penyelamatan penting. Hal itu sekaligus mengantarkannya masuk daftar kiper dengan jumlah save terbanyak di Super League musim 2025/2026, yakni 33 kali hingga pekan ke-9.

Meski baru pertama kali berkarir di Indonesia, kiper asal Belanda itu mengaku sudah mulai menyatu dengan atmosfer sepak bola Tanah Air. 

Ia merasa adaptasinya berjalan cepat berkat dukungan penuh dari pelatih, rekan setim, serta suporter Bali United.

“Saya pikir kuncinya adalah terbuka dan respek terhadap pertandingan di sini. Tempo dan gaya bermain memang berbeda dengan Belanda, tapi saya mencoba memahami rekan satu tim dan menjaga komunikasi di lapangan,” ujar mantan kiper PEC Zwolle tersebut.

Mike menilai, perbedaan paling mencolok antara sepak bola Belanda dan Indonesia terletak pada struktur permainan. 

Menurutnya, sepak bola Belanda lebih menekankan taktik dan pembangunan serangan dari lini belakang, sementara di Indonesia permainan lebih cepat dan penuh emosi.

“Di Belanda semuanya terstruktur, tapi di Indonesia intensitasnya luar biasa. Pemain harus punya teknik dan kecepatan. Tantangan saya adalah memadukan kedisiplinan Eropa dengan energi khas Indonesia,” tuturnya.

Sejak bergabung pertengahan 2025, Mike merasa kehidupan di Bali memberinya keseimbangan sempurna antara karier dan ketenangan pribadi. 

Ia menyebut Pulau Dewata sebagai tempat yang ideal untuk tumbuh, baik sebagai pemain maupun individu.

“Bali terasa seperti rumah. Hidup di sini santai, tapi klub dikelola sangat profesional. Saya bisa berlatih di level tinggi, lalu memulihkan diri sambil menikmati keindahan pulau ini. Orang-orangnya ramah, dan energi positifnya membuat saya betah,” ungkap kiper berusia 28 tahun itu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#PEC Zwolle #sepak bola #kiper #Super League #Mike Hauptmeijer #penjaga gawang #persijap jepara #sepakbola #belanda #bali united