SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja kian terasa dengan digelarnya Singaraja Run 2026.
Event lari sejauh 5 kilometer tersebut tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi sport tourism dengan menyuguhkan keindahan serta jejak sejarah Kota Singaraja.
Sebanyak 1.120 peserta ambil bagian dalam ajang ini. Tak hanya berasal dari Buleleng, peserta juga datang berbagai kabupaten di Bali. Wisatawan mancanegara juga turut meramaikan.
Lintasan lomba dipusatkan di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng sebagai titik start dan finish.
Para pelari diajak menyusuri sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Letkol Wisnu, Jalan Ngurah Rai, Jalan Udayana, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Erlangga.
Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, mengaku antusiasme peserta di luar ekspektasi.
Menurutnya, kegiatan tersebit diikuti berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, bahkan peserta dari luar Bali dan wisatawan asing.
“Sangat luar biasa sekali. Ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sekaligus memperkuat daya tarik daerah melalui konsep sport tourism. Kesehatan menjadi aset penting dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, Singaraja Run menjadi ajang untuk menunjukkan potensi rute lari eksotis yang memadukan unsur sejarah, budaya, serta keramahan masyarakat.
Ke depan, event tersebut direncanakan menjadi agenda rutin, terlebih setelah revitalisasi kawasan Pelabuhan Tua rampung.
“Melalui Singaraja Run, kita ingin menunjukkan bahwa Singaraja memiliki rute lari yang unik dan berkarakter. Ini akan menjadi agenda rutin ke depan,” ujarnya.
Untuk menambah semarak, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp 17 juta, lengkap dengan berbagai doorprize. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya