SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Di tengah pesatnya industri otomotif custom di Indonesia, ASM Garage mulai menunjukkan konsistensinya.
Tak sekadar mengandalkan kreativitas, bengkel asal Desa Baktiseraga, Kabupaten Buleleng ini juga membangun sistem kerja yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Berbeda dengan sebagian bengkel custom yang masih berjalan secara konvensional, ASM Garage mengembangkan proses produksi sekaligus pelayanan dengan standar yang jelas. Pendekatan ini menjadi nilai tambah dalam menjaga kualitas setiap unit yang dihasilkan.
Owner ASM Garage, Komang Adi Suartama, menegaskan bahwa bisnis motor custom tidak hanya soal desain.
“Motor custom bukan hanya soal tampilan, tapi juga tentang bagaimana prosesnya bisa terjaga dan memiliki standar,” ujarnya.
ASM Garage dikenal dengan garapan motor bergaya bobber. Namun, mereka terus berinovasi dengan mengembangkan berbagai tipe unit serta menambahkan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Kepercayaan konsumen pun terus meningkat. Tidak hanya melayani pasar lokal, ASM Garage telah beberapa kali mengirim unit ke luar Bali hingga luar pulau.
Tak berhenti di produksi, bengkel ini juga mulai mengembangkan layanan service dan perawatan.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap motor tetap mendapat penanganan dengan standar yang sama setelah keluar dari bengkel.
Dengan strategi tersebut, ASM Garage tidak hanya membangun usaha bengkel, tetapi juga ekosistem bisnis yang lebih matang dan berkelanjutan.
Ke depan, mereka berkomitmen meningkatkan kualitas, memperluas pasar, serta memperkuat profesionalisme di industri motor custom Tanah Air. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya