radarbuleleng.id- Bandara I Gusti Ngurah Rai menambah rute penerbangan baru di awal tahun 2024 ini, yakni rute penerbangan Bali-Makassar.
Penerbangan tersebut dilayani oleh maskapai Batik Air mulai Kamis (11/1), dengan jadwal rute keberangkatan dari Makassar-Bali Pukul 05.50 WITA dan dari Bali-Makassar pukul 19.15 WITA.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menyebutkan tambahan frekuensi antara Pulau Bali dan Sulawesi ini diharapkan dapat melengkapi kebutuhan masyarakat.
Terlebih dengan makin beragamnya pilihan jam keberangkatan dari beberapa perusahaan pengangkut atau maskapai.
Di antaranya yakni dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air. Pihaknya pun menyambut baik dibukanya rute Bali-Makassar ini dan mendukung operasionalnya.
"Dari catatan kami, rute Makassar merupakan salah satu rute domestik tersibuk pada bulan Desember 2023, yang berada di peringkat ketiga dengan jumlah penumpang 48.879," tuturnya, Jumat (12/1).
Sementara peringkat pertama diraih oleh rute Jakarta dengan 486.080 penumpang dan disusul Surabaya dengan 142.781 penumpang.
“Artinya adalah permintaan atau pengguna jasa penerbangan cukup tinggi, yang sekaligus akan turut menambah jumlah catatan trafik yang kami layani di tahun ini,” sambungnya.
Di tahun 2024, Handy ungkap akan terus memberikan dukungan bagi penerbangan perdana ataupun reaktivasi penerbangan, sekaligus juga mendorong maskapai untuk dapat memanfaatkan slot-slot penerbangan yang masih tersedia.
Seperti diketahui, bandara di Pulau Dewata ini memperkirakan dapat melayani 23,6 juta penumpang di tahun 2024.
Pihaknya pun tengah melakukan koordinasi kepada maskapai agar dapat mendukung pemenuhan rute strategis di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Lebih lanjut, Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga saat ini telah melayani sebanyak 20 rute domestik oleh 11 maskapai.
Sedangkan untuk rute internasional, telah dilayani sebanyak 36 rute dengan 37 maskapai penerbangan.
Di bulan Januari, disebutnya akan ada tambahan rute baru ke Lampung dan penambahan frekuensi penerbangan ke Balikpapan. ***