SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pariwisata Buleleng berhasil meraih penghargaan atas kerja kerasnya dalam melakukan promosi pariwisata.
Pemerintah berhasil melakukan promosi pariwisata dengan dana yang pas-pasan, sehingga berhasil mendatangkan wisatawan.
Adapun media sosial yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Buleleng adalah akun media sosial Yuk ke Buleleng.
Buah kerja keras tersebut, mereka berhasil meraih penghargaan Bali Leading Digital Destination Digital Marketing yang diberikan oleh Yayasan Indonesian Travel and Tourism Awards (ITTA).
Baca Juga: Semeton Jegeg Bagus Buleleng Wajib jadi Agen Promosi Pariwisata Bali Utara
Penghargaan itu diterima Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Aksara yang didampingi Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Buleleng, Agus Widya Suputra, dalam acara Bali Tourism Awards ke-9, di Bali Sunset Road Convention Center, Selasa (6/8/2024).
Penyerahan penghargaan itu juga disaksikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, serta Ketua PHRI Bali, Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno mengapresiasi upaya keras stakeholder pariwisata di Bali yang memulihkan ekonomi pasca pandemi covid-19.
Kementerian Pariwisata mengklaim bahwa kondisi pariwisata di Bali sudah pulih 100 persen pada paro pertama tahun 2024.
Baca Juga: Lagi Viral, Turis Peluk Driver Ojol Saat Naik Motor
Sandiaga berharap pariwisata di Bali semakin berkembang secara kualitas. Sehingga Bali bisa menjadi salah satu destinasi terdepan di dunia.
Khusus Kabupaten Buleleng, diharapkan pariwisata Buleleng semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk menikmati keindahan Bali Utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma mengatakan, pihaknya harus memasang strategi khusus, lantaran anggaran promosi di Dinas Pariwisata Buleleng pas-pasan.
Saat ini anggaran promosi pariwisata hanya bisa dilakukan di dalam Bali, serta di Provinsi Jawa Timur.
Sementara untuk promosi di luar negeri, tidak bisa dilakukan karena alokasi anggaran terbatas. Solusinya, ia melakukan promosi melalui media sosial.
“Kami buat konten-konten di media sosial maupun website. Jadi kami optimalkan di sana,” katanya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya