RadarBuleleng.id - Seorang wisatawan domestik (wisdom) asal Jakarta Selatan menjadi korban rudapaksa di Buleleng.
Wisatawan itu mengalami rudapaksa saat hendak mengecek sebuah villa yang ada di Kabupaten Buleleng. Aksi rudapaksa itu dilakukan oleh warga setempat.
Peristiwa itu pun mencoreng citra pariwisata di Bali Utara. Padahal saat ini Buleleng tengah berbenah untuk menggaet wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara (wisman).
Insiden itu menjadi perhatian serius Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng. Dispar berencana memperketat standar operasional prosedur (SOP) pendampingan wisatawan.
Kepala Dispar Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, pihaknya turut prihatin dengan insiden itu. Dody menyatakan, peristiwa itu semestinya tidak terjadi.
Baca Juga: Cek Villa di Desa Munduk, Wanita asal Jaksel Malah Dirudapaksa Local Boy
Dody mengatakan, awalnya korban hendak melakukan kunjungan ke objek wisata Air Terjun di Desa Gobleg untuk berwisata.
Kebetulan dia memiliki properti di Desa Munduk. Villa itu tengah dalam tahap pembangunan. Korban pun sering berkunjung ke Desa Munduk dan desa sekitarnya.
"Warga sekitar sudah kenal dengan S. Pada saat itu setelah memantau pembangunan villa, ia ingin mengunjungi air terjun Labuhan Kebo, yang pintu masuknya melalui Desa Gobleg. Hingga akhirnya terjadi peristiwa tersebut," ucapnya.
Menyusul insiden tersebut, Dispar Buleleng berencana memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) wisatawan saat berkunjung ke wisata alam.
Dispar berencana mewajibkan kunjungan ke wisata alam dengan tujuan hiking maupun tracking, wajib menggunakan pemandu atau guide.
"Tujuannya supaya wisatawan tidak tersesat. Orang yang menjadi pemandu ini, juga harus bertanggung jawab terhadap keamanan wisatawan. Tidak hanya gangguan dari manusia, namun juga binatang hingga, maupun aspek medan,” ujarnya.
Idealnya, dalam kunjungan seorang pemandu wisata mendampingi empat orang wisatawan. Sehingga lebih optimal dalam penyelamatan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.