Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pola Pendidikan di Bali Mandara Akan Kembali, Kepala Sekolah: Kami Siap Ikuti Kebijakan

Donny Tabelak • Minggu, 25 Februari 2024 | 02:05 WIB

 

Suasana SMA Bali Mandara. Pj Gubernur Bali berencana menerapkan pola lama pada sekolah ini.
Suasana SMA Bali Mandara. Pj Gubernur Bali berencana menerapkan pola lama pada sekolah ini.

SINGARAJA-Rencana Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya untuk mengembalikan pola pendidikan di SMA dan SMK Bali Mandara, mendapat respons positif dari pihak sekolah. 

Pola pendidikan sekolah Bali Mandara ini, pada awalnya menerapkan sistem asrama kemudian diubah menjadi sekolah reguler pada masa kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Yang penerimaan siswa baru tidak lagi khusus untuk siswa miskin. Melainkan menggunakan sistem zonasi, afirmasi, inklusi, prestasi, rangking nilai rapor, dan perpindahan tugas orangtua atau wali. 

Kepala SMA Bali Mandara, Ni Made Sri Narawati mengatakan dengan tegas bila pihaknya siap mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali atas sekolahnya itu.

Narawati juga mengatakan, bila sekolah yang awalnya diperuntukkan untuk siswa miskin ini, siap bila kembali menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan bila kembali menerapkan sistem asrama. 

Meskipun asrama yang dulunya diperuntukkan untuk tempat tinggal siswa, telah beralih fungsi menjadi ruang kelas. Karena perubahan sekolah menjadi sistem reguler pada tahun ajaran 2022/2023 lalu. 

“Jadi kami sebagai pelaksana tentunya siap jalankan tugas, perintah, kebijakan, atau keputusan dari Pemprov Bali. Kalau sekolah kami diasaramakan, kami siap jalankan tugas itu. Kalaupun reguler kami juga siap,” kata Narawati. 

Di SMA Bali Mandara, kata Narawati, saat ini masih ada satu angkatan kelas XII yang masih berasrama di sekolah dengan total siswa sebanyak 127 orang. Sedangkan siswa kelas X dengan total 147 orang dan XI sebanyak 80 orang telah melakukan pembelajaran dengan sistem reguler. 

Pembelajaran pun dapat berjalan seperti biasa, dengan tetap menjalankan program-program yang telah ada terdahulu. Meskipun sekolah ini sudah berubah menjadi sekolah reguler, seperti sekolah pada umumnya. 

Sebelumnya pada Selasa (20/2) lalu, Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya berencana mengembalikan pola pendidikan di sekolah Bali Mandara, baik SMA dan SMK-nya. Mahendra Jaya beralasan, sekolah Bali Mandara telah menghasilkan lulusan terbaik yang dapat bersaing di perguruan tinggi yang ada di dalam maupun luar negeri. 

Juga menurutnya, pengentasan kemiskinan dan kebodohan dapat dilakukan melalui pendidikan untuk anak-anak. 

Apalagi, melihat prestasi di tahun 2023 lalu, SMA Bali Mandara juga meraih segudang prestasi tingkat nasional dan internasional. Seperti yang diraih Kadek Bintang Januarta dan I Kadek Krisna Adi Sueta pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) SMA/SMK tingkat nasional Tahun 2023, yang meraih medali perak karena menciptakan briket ramah lingkungan dari limbah sorgum. ***

Editor : Donny Tabelak
#Pemprov Bali #PJ Gubernur Bali #Bali Mandara #wayan koster #pendidikan