Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Persoalan Lahan Tuntas, Disdikpora Buleleng Janji Segera Bangun Gedung SMPN 6 Gerokgak di Desa Banyupoh, Bali

Eka Prasetya • Kamis, 28 Maret 2024 | 00:29 WIB

 

CEK LAHAN: Tim dari Disdikpora Buleleng dan Bidang Aset Pemkab Buleleng mengecek lahan yang akan digunakan untuk SMPN 6 Gerokgak.
CEK LAHAN: Tim dari Disdikpora Buleleng dan Bidang Aset Pemkab Buleleng mengecek lahan yang akan digunakan untuk SMPN 6 Gerokgak.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng berjanji akan segera membangun gedung SMPN 6 Gerokgak di Provinsi Bali pada tahun ini.

Disdikpora Buleleng juga memastikan bahwa sekolah baru itu akan didirikan di wilayah Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak.

Harapannya akhir tahun nanti para siswa sudah belajar di gedung baru. Sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.

SMPN 6 Gerokgak baru didirikan pada tahun 2023. Sekolah itu didirikan untuk mengurangi masalah kepadatan siswa di SMPN 2 Gerokgak.

Kini siswa yang tinggal di Desa Pemuteran dan Desa Banyupoh diarahkan bersekolah di SMPN 6 Gerokgak. Tidak lagi menumpuk di SMPN 2 Gerokgak.

Pemkab Buleleng mengajukan permohonan hibah lahan untuk pembangunan sekolah baru. Pemprov Bali akhirnya menyetujui hibah lahan tersebut.

“Tanahnya sudah dihibahkan. Total luas lahannya 80 are. Saat ini sertifikat sedang berproses di Kantor Pertanahan,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (27/3/2024).

Baca Juga: Disdikpora Janjikan Pembangunan SMPN 6 Gerokgak Pada Tahun Ini

Tanah yang dimaksud terletak tepat di sisi barat SMKN 1 Gerokgak. Tanah itu tadinya digunakan sebagai areal pembenihan di Balai Benih Palawija.

Posisi sekolah akan memanjang dari utara menuju arah selatan. Pemerintah juga telah melakukan pemetaan lahan untuk akses masuk siswa.

Setelah proses pensertifikatan lahan, Disdikpora Buleleng akan  segera menyusun proses perencanaan pembangunan gedung.

Astika menyatakan pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 2,1 miliar untuk proses pembangunan gedung. Meliputi 4 unit ruang kelas, perpustakaan, toilet, dan pengadaan meubeler.

Sementara dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) guru, Astika memastikan seluruh guru sudah siap. Total ada 11 orang guru dengan status Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di sana.

“Semua sudah PPPK. Tidak ada pinjam guru dari sekolah lain. Hanya kepala sekolah saja yang masih pelaksana tugas. Kami minta Kepala SMPN 1 Gerokgak merangkap sementara di sana,” ujarnya.

Asal tahu saja, SMPN 6 Gerokgak dibangun pada tahun 2023 lalu. Sekolah itu diharapkan bisa mengatasi kondisi kepadatan siswa di SMPN 2 Gerokgak.

Saat ini SMPN 2 Gerokgak menampung siswa cukup banyak. Setiap kelas rata-rata diisi antara 40-44 orang siswa.

Kondisi itu berpengaruh terhadap kenyamanan siswa dalam proses pembelajaran. Padahal standar maksimal di sebuah ruang kelas adalah 32 orang siswa. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #Banyupoh #SMPN 6 Gerokgak #gerokgak #disdikpora buleleng #pendidikan #sekolah #Disdikpora #SMPN 2 Gerokgak