Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Berhasil Kelola Lingkungan Asri di Sekolah, SDN 4 Tukadsumaga Raih Prestasi Nasional

Eka Prasetya • Minggu, 26 Mei 2024 | 22:28 WIB

 

PRESTASI NASIONAL: Karya wajah plastik yang dibuat oleh siswa di SDN 4 Tukadsumaga, Buleleng.
PRESTASI NASIONAL: Karya wajah plastik yang dibuat oleh siswa di SDN 4 Tukadsumaga, Buleleng.

GEROKGAK, RadarBuleleng.id - Kabar gembira datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Buleleng, khususnya dari Kecamatan Gerokgak.

SDN 4 Tukadsumaga di Kecamatan Gerokgak, berhasil duduk di panggung nasional setelah berhasil melakukan pengelolaan lingkungan yang asri di lingkup sekolah.

Asal tahu saja, SDN 4 Tukadsumaga terletak di Banjar Dinas Yeh Mas, Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. 

Sekolah ini ikut berkompetisi pada ajang kompetisi AIA Healthiest Schools. Kompetisi tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek), AIA, dan Majalah Bobo dalam rangka mewujudkan Sekolah Sehat.

Lewat program tersebut, guru di sekolah ditantang membangun budaya hidup sehat serta menerapkan perubahan positif di lingkungan sekolah. 

Baca Juga: Museum Masuk Sekolah, Upaya Menggaet Generasi Muda Kenali Warisan Budaya Bali

Guru harus mampu mewujudkan 4 pilar utama. Yakni makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, serta sehat dan lestari. Program ini baru dikenalkan di Indonesia pada Agustus 2023.

Kepala SDN 4 Tukadsumaga, I Gede Yuda Permana mengatakan, dirinya mengetahui program tersebut melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Bali.

Ia pun berembuk dengan seluruh guru. Hasilnya mereka sepakat mengikuti program itu, sekaligus mendorong seluruh siswa berpartisipasi.

Pihaknya pun mulai menyiapkan segala persyaratan yang diperlukan untuk kompetisi tersebut.

Mereka melakukan narasi tentang gerakan empat pilar, serta mendokumentasikan kegiatan melalui foto-foto pendukung. 

Selain itu mereka juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Sejumlah program dijalankan, seperti memilah sampah organik dengan sampah anorganik. Selanjutnya sampah organik diolah menjadi pupuk untuk tanaman di kebun sekolah.

Sedangkan sampah anorganik dikelola sedemikian rupa. Ada yang dikelola menjadi ecobrick.

Pelajar di sekolah setempat juga membuat produk kerajinan. Diantaranya membuat wajah plastik.

“Kami berusaha menguatkan lagi kebiasaan-kebiasaan yang sudah berjalan. Seperti memilah dan mengelola sampah,” ujarnya.

Setelah berproses selama setahun, tak disangka sekolah tersebut berhasil meraih prestasi tingkat nasional. Yakni duduk di peringkat 3 nasional.

“Ini menjadi wujud nyata bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bisa membuahkan hasil yang membanggakan,” kata Yuda. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gerokgak #lingkungan #kemendikbud ristek #pendidikan #Tukadsumaga #sekolah #buleleng