SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Suasana Taman Kota Singaraja tampak semarak pada Sabtu (16/5/2026) sore.
Sebanyak 1.129 orang siswa SMP Negeri 2 Singaraja (Spendaraja), Buleleng, memadati area taman dalam pagelaran kokurikuler bertema “Bangga Berbudaya”.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat yang ikut menyaksikan penampilan para siswa.
Tak hanya menjadi ajang hiburan dan pentas seni, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penilaian akhir kokurikuler siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar menampilkan beragam kreativitas seni dan budaya daerah yang dikemas atraktif dan penuh semangat.
Mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan budaya lainnya ditampilkan secara maksimal oleh siswa.
Penampilan mereka dinilai berdasarkan teknik gerak, ekspresi, wiraga, hingga sikap saat tampil di atas panggung.
Antusiasme bukan hanya datang dari siswa dan guru, tetapi juga orang tua serta masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya acara.
Kepala SMPN 2 Singaraja, I Gede Someada, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pagelaran budaya kokurikuler menjadi bagian penting dalam proses pendidikan dan pembelajaran siswa di sekolah.
“Pagelaran budaya kokurikuler ini merupakan komitmen dan implementasi Spendaraja dalam pementasan seni budaya yang merupakan salah satu bagian dari proses belajar mengajar siswa,” ujarnya.
Someada menjelaskan, kegiatan kokurikuler memiliki sejumlah tujuan penting. Selain mengaplikasikan materi yang telah dipelajari di kelas, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melatih kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri siswa, serta memperkuat kerja sama tim.
Ia berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda melalui kegiatan seni dan budaya seperti ini.
Menurutnya, pendidikan berbasis karakter budaya sangat penting untuk membentuk siswa yang memiliki identitas kuat sekaligus mencintai budayanya sendiri.
“Pendidikan berbasis karakter budaya harus didukung semua pihak, karena akan membentuk siswa yang berkarakter kuat, tapi tetap punya identitas dan rasa cinta budayanya sendiri,” pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya