SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pasangan Nyoman Sugawa Korry dan Gede Suardana yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mulai melontarkan janji pada calon pemilihnya.
Mereka berjanji akan memperjuangkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) alias Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi para guru di Buleleng.
Janji itu dilontarkan calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Suardana. Janji itu terucap setelah ia mendengar cerita dari pensiunan guru dan kepala sekolah di Buleleng.
Ia mengaku mendapat cerita dari para pensiunan guru dan kepala sekolah yang menyebut para guru tidak mendapat Tukin.
Hal itu berbanding terbalik dengan daerah lain. Sebut saja di Tabanan, guru mendapat tukin Rp 1,2 juta dan di Karangasem mendapat Rp 2 juta.
“Kami berkomitmen dengan segala upaya akan memberikan TPP Guru dan kepala sekolah SD maupun SMP sebesar Rp 2 Juta per bulan,” kata Suardana.
Ia mengklaim hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Buleleng. Sekaligus komitmen untuk mewujudkan Buleleng sebagai Kota Pendidikan.
Asal tahu saja, para guru di Buleleng sejak 2020 tidak mendapatkan TPP atau Tukin. Hal itu merujuk peraturan yang diterbitkan pemerintah daerah.
Dalam aturan tersebut, pemerintah menyatakan jabatan fungsional tertentu tidak mendapatkan tukin.
Contohnya fungsional tenaga kesehatan tidak mendapatkan tukin, karena mereka telah mendapatkan jasa pelayanan medis (jaspel) dari rumah sakit maupun puskesmas.
Sementara guru tidak mendapatkan tukin, karena mereka telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya