Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bila Terpilih, JOSS 24 Janji Berikan Subsidi Biaya Ngaben Massal di Buleleng. Nilainya Rp 1 Juta per Sawa

Francelino Junior • Senin, 7 Oktober 2024 | 01:09 WIB

 

ORASI: Pasangan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna alias JOSS 24 saat melakukan orasi politik di GOR Desa Selat, Kecamatan Sukasada.
ORASI: Pasangan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna alias JOSS 24 saat melakukan orasi politik di GOR Desa Selat, Kecamatan Sukasada.

SUKASADA, RadarBuleleng.id - Pasangan calon Bupati Buleleng dan calon Wakil Bupati Buleleng nomor urut 2, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna alias pasangan JOSS 24 berjanji melaksanakan program jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buleleng.

Janji itu disampaikan pasangan JOSS 24 saat melakukan kampanye serangkaian Pilkada Buleleng di GOR Desa Selat, Kecamatan Sukasada, pada Minggu (6/10/2024).

Salah satu program yang mereka janjikan adalah subsidi biaya ngaben massal yang dilakukan oleh desa adat.

Baca Juga: JOSS 24 Janjikan Ambulance dan Penitipan Jenazah Gratis bagi Warga Buleleng

Hal itu diungkapkan calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna saat melakukan orasi di hadapan massa.

Menurut Supriatna, pihaknya akan memberikan biaya subsidi kepada desa adat yang melakukan kegiatan ngaben massal.

Pria yang akrab disapa Supit itu mengatakan, ada 169 desa adat di seluruh Buleleng. Apabila tiap desa adat melakukan ngaben massal tiap 5 tahun sekali, maka biaya yang ditanggung tidak terlalu besar.

Dari hitung-hitungan sementara, pemerintah bisa memberikan biaya subsidi sebanyak Rp 1 juta per sawa.

“Subsidi ini, kami harap bisa meringankan beban masyarakat yang melaksanakan upacara ngaben,” kata Supit.

Baca Juga: Bantu Petani Buleleng, Pasangan JOSS 24 Klaim akan Berikan Diskon Pajak Hingga 90 Persen

Lebih lanjut Supit mengatakan, dari hitung-hitungan dirinya, setiap tahun akan ada 40 desa adat yang menyelenggarakan upacara ngaben massal.

Dengan jumlah sebanyak itu, ia memperkirakan pemerintah hanya perlu menyediakan biaya sebanyak Rp 8 miliar untuk subsidi biaya ngaben massal.

“Saya rasa untuk ukuran APBD Buleleng, angka Rp 8 miliar untuk membantu melancarkan yadnya masyarakat bukan angka yang besar,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berjanji akan memberikan tambahan subsidi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi desa adat, serta tambahan BKK bagi subak di Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kampanye #Gede Supriatna #ngaben massal #ngaben #Nyoman Sutjidra #Pilkada Buleleng #buleleng